Penyaluran Rastra di Manggarai dan Matim Baru 56 Persen, Belasan Desa Lainnya Masih Nol Persen

Bagikan Artikel ini

Laporan Marten Don
Ruteng, NTTOnlinenow.com – Hingga kini, penyaluran Beras Sejahtera (Rastra) di Bulog Sub Divre Ruteng, Kabupaten Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) baru mencapai 56 persen terendah, terhitung dari Januari sampai dengan September 2017.

Kata, Kepala Bulog Sub Divre Ruteng, Aceng didampingi Kabid Komersil Sub Divre NTT, Zuhri Hanafi, SE kepada NTTOnlinenow.com, Selasa (12/9) siang.

Masing-masing, lanjut dia, kabupaten Manggarai 55,60 persen dan Manggarai Timur (Matim) 57,30 persen. Angka ini terendah dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Sekarang kendalanya di desa. Desa belum datang mengurusnya,” tambahnya.

Aceng juga menyebutkan, masih sekitar belasan desa untuk di dua kabupaten ini yang penyalurannya masih nol persen atau belum pernah diambil jatah Rastranya sejak Januari hingga September 2017.

Karena itu dia menghimbau kepada seluruh desa di kabupaten Manggarai dan Matim agar segera datang mengurus jatah Rastranya. “Kita punya waktu tinggal 3 bulan lagi,” ujarnya.

Baca juga : Survei Indo Barometer, Frans Sarong Unggul dengan 57,5 Persen

Stok Rastra untuk kabupaten Manggarai dan Matim saat ini mencukupi, sebanyak 10 ribu ton, bertahan hingga Desember 2017 mendatang.

Sedangkan terkait kualitasnya, Hanafi menambahkan sebagaimana yang dikeluhkan sejumlah penerima manfaat, dirinya tak menampik hal itu.

“Itu benar, berasnya kurang bagus, tetapi itu menjadi refrensi kita kedepannya. Tetapi beras yang ada sekarang ini tetap kita salurkan,” pungkasnya.

Dijelaskannya, Rastra tahun lalu itu kualitasnya sedikit bagus karena Bulog menerima beras impor dari Luar Negeri (LN), sedangkan yang sekarang beras Dalam Negeri (DN).