Prajurit TNI Jaga Kehormatan dan Harga Diri

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua,NTTonlinenow.com – Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) Batalyon Infanteri Raider 712/Wiratama diminta menjaga kehormatan dan harga diri selama melaksanakan tugas operasi pengamanan wilayah perbatasan negara Indonesia dan Timor Leste di Kabupaten Belu.

Hal itu diingatkan Danrem 161/WS, Brigjen TNI, Teguh Muji Angkasa selaku Komandan Kolakops saat menyampaikan pengarahan kepada prajurit Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur, Yonif 712/WT di Mako Satgas, Kelurahan Umanen, Kecamatan Atambua Barat, Senin (7/8/2017).

Dikatakan bahwa, tugas menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI bagi prajurit di wilayah perbatasan negara merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan tersendiri.

“Rekan-rekan yang lalu bertugas menjaga wilayah perbatasan berhasil menjaga kesatuan lakukan tugas dengan baik, saya apresiasi buat satgas sebelumnya Yonif 641 Beruang,” ujar dia.

Kesempatan ini tegas Teguh, saatnya kalian prajurit Yonif 712 harus mampu tunjukan harga diri dan kepercayaan dalam melaksanakan tugas menjaga wilayah perbatasan. Kalau tidak mampu jaga kehormatan kalian dan kemampuan, kalian jadi prajurit abal-abal dan tidak ada harga diri lagi.

Baca juga : Tingkatkan Sinergitas TNI-Polri di Perbatasan, Danrem Kunjungi Polres Belu

“Banyak prajurit yang tidak memiliki kesempatan yamg sama seperti kalian, saat sekarang tugas bagi seorang prajurit itu sulit. Tunjukan bahwa kalian adalah prajurit yang terhormat memiliki kebanggaan manakala diberikan tugas oleh negara. Saatnya kita menunjukkan siapa diri kita, prajurit itu adalah kebanggaan,” tegas dia.

Dituturkan, tugas kalian bukan bertempur tapi berbeda menjaga wilayah keutuhan NKRI di perbatasan Belu dan Timor Leste. Tidak boleh ada sejengkal yang bergeser ataupun patok batas. Harus rajin melakukan patroli bersama dengan pasukan negara tetangga dan tidak boleh ada patok geser.

“Harus selalu dipelihara situasi yang aman dan kondusif saat ini. Jangan karena ada kalian warga antipati, menolak kalian. Tugas teritorial itu juga perlu bagi masyarakat dan tugas kalian prajurit adalah tugas mulia, kehormatan dan kebangsaan kalian disitu,” kata dia.

Lanjut Teguh, tugas pengamanan wilayah perbatasan sudah hampir 5 bulan dari 9 bulan penugasan. Pegang teguh 8 wajib TNI, jangan hanya dihafal tapi di implementasikan dalam melaksanakan tugas selama menjaga kedaulatan NKRI.

“Prajurit yang membuat satu prestasi yang menonjol akan dapat satu apresiasi yang tinggi. Tujuan kita baik dengan rakyat, kalau disakiti atau berbuat salah pasti akan diberikan sanki hukuman sesuai kesalahannya,” tukas Teguh.