KPU Belu Distribusikan Logistik Pilgub NTT Ke Kecamatan

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Belu, Timor Barat wilayah perbatasan Indonesia dan Timor Leste melakukan pendistribusian logistik Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT 2018.

Pendistribusian logistik tahap pertama ke tingkat Kecamatan sebanyak enam Kecamatan dipimpin langsung Ketua KPU Marthin A Baralay di Kantor KPU Belu bersama 4 Komisioner KPU dan Sekertaris KPU Belu, Gaspar Ati sejak Senin (25/6) kemarin.

Turut hadir dalam giat pendistribusian logistik Pilgub NTT ke tingkat Kecamatan, Wakil Bupati Belu, J. T Ose Luan, Ketua Pamatwil Kabupaten Belu dan Malaka Kombes Pol Drs. Daniel Yudo Ruhoro, Dandim 1605/Belu, Letkol Czi I Gusti Putu Dwika, Kapolres Belu AKBP Christian Tobing, Panwaslu Belu, para Kasat dan Kapolsek.

Pelepasan pendistribusian logistik Pilgub dilakukan bersama-sama oleh Ketua KPU, Wabup Belu, Ketua Pamatwil Belu dan Malaka, Dandim Belu, Kapolres Belu serta Ketua Panwaslu Belu.

Adapun distribusi logistik tahap pertama ke enam Kecamatan yakni, Kecamatan Lamaknen terdapat logistik 3 Kotak PPK, 23 Kotak TPS dengan jumlah bilik 69. Kecamatan Raihat terdapat 3 Kotak PPK, 27 kotak TPS dengan jumlah bilik 81. Kecamatan Raimanuk terdapat 3 Kotak PPK, 32 Kotak TPS dengan jumlah bilik 96.

Kecamatan Lasiolat terdapat 3 Kotak PPK, 13 Kotak TPS dengan jumlah bilik 39. Sementara itu Kecamatan Lamaknen Selatan terdapat 3 Kotak PPK, 14 Kotak TPS dengan jumlah bilik 42 dan Kecamatan Nanaet Duabesi terdapat 3 Kotak PPK, 10 Kotak TPS dengaj jumlah bilik 30.

Sementara itu sisa logistik Pilgub untuk enam Kecamatan yakni, Kecamatan Tasifeto Timur, Kakuluk Mesak, Atambua Barat, Kota Atambua, Atambua Selatan danTasifeto Barat didistribusikan hari ini, Selasa (26/6) pukul 10.00 Wita.

“Hari ini kita distribusikan sisa logistik ke enam Kecamatan. Yang didrop kemarin hari ini disalurkan ke setiap TPS termasuk yang didrop hari ini sore sudah di TPS,” ujar Baralay.

Dikatakan, untuk logsitik semua sudah sesuai. Terkait itu diharapkan semua masyarakat berpartisipasi dalam menggunakan hak pilihnya dalam Pilgub besok.

Lanjut Baralay, untuk masyarakat yang tidak dapat C6 atau tidak terdaftar dalam DPT haknya ada asalkan membawa e KTP saat pencoblosan. “Kami akan selalu monitoring di hari ha dan akan turun ke setiap TPS bersama PPK dan PPS. PPS wajib jika ada kekurangan langsung sampaikan,” ucap dia.

Untuk diketahui pendistribusian logistik ke Kecamatan menggunakan kendaraan truk dengan pengawalan ketat dari personel Polres Belu.