Polisi Keluarkan DPO Tersangka MOM Pembunuh Purnawirawan TNI AD di Belu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kepolisian Resort (Polres) Belu mengeluarkan daftar pencarian orang (DPO) untuk pria berinisial MOM alias M yang ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Joao Vicente Purnawirawan TNI AD Kodim 1605/Belu pada Senin (26/6/2017) lalu.

Hal itu disampaikan Kapolres Belu, AKBP Yandri Irsan ketika dikonfirmasi NTTOnlinenow.com, Kamis (29/6/2017).

Penetapan MOM alias M masuk dalam Daftar Pencarian Orang dikeluarkan Polres Belu mengetahui Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Belu  tertanggal 28 Juni 2017 kemarin di Atambua.

Dalam keterangan menyebutkan, tersangka MOM alias M berdomisili di Dusun Webubur, Desa Naitimu, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu yang bekerja sebagai security Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) cabang Kabupaten Belu, Timor Barat perbatasan RI-Timor Leste.

MOM alias M melanggar pasal 340 KUHP pidana juncto pasal 338 KUHP pidana juncto pasal 170 ayat (1) dan (2) pasal 1e dan 3e KUHP pidana juncto pasal 351 ayat (1) dan ayat (3) KUHP pidana, subsider pasal 55 ayat (1) ke 1e KUHP pidana.

Apabila ada masyarakat yang mengetahui atau menemukan keberadaan MOM alias M DPO kasus pembunuhan terhadap Joao Vicente yang juga bekerja sebagai security pada Kantor Veteran Belu segera menghubungi pihak Kepolisian melalui no HP 081339228444 atau 081338211141.

Baca : Polisi Amankan Satu Tersangka Terkait Pembunuhan Purnawirawan TNI

“Sementara ini tim gabungan Intel Res bersama Intelmob sedang melakukan pengejaran. Kita juga sudah sebarkan identitasnya ke seluruh Polres di wilayah NTT, bahkan juga teman-teman Polres lain di luar NTT,” urai Yandri.

Untuk diketahui, sebelumnya salah seorang pria berinisial DS alias Dkr tersangka pembunuhan Joao Vicente purnawirawan TNI AD Kodim 1605/Belu di hutan Baun, Dusun Kimbana, Desa Bakustulama, Kecamatan Tasbar telah menyerahkan diri dan kini diamankan di Makopolres Belu.

Tersangka DS dijemput tim gabungan Intel Res Polres Belu bersama Intelmob Subden 2 Pelopor Atambua dibawah pimpinan Kanit Intelmob Aiptu Mateos Kire dikawal anggota Brimob bersenjata lengkap di Dusun Maukumu, Desa Mandeu, Kecamatan Raimanuk, Rabu (28/6) sekitar pukul 22.10 Wita.

Penetapan status tersangka terhadap DS alias Dkr dan MOM alias M setelah tim penyidik Reskrim Polres Belu melakukan pengambilan keterangan secara maraton sejak dari saksi-saksi diantaranya, Stafanus Atok, Julio Do Carmo, Selestino, Ayu Paebesi, Herman Bere alias Dj serta beberapa saksi lainnya.