PLN Perkuat Pasokan Listrik Flores Bagian Timur

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – PLN memperkuat pasokan listrik dengan kembali melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Maumere berkapsitas 40 MW di Desa Wairita, Kecamatan Waigete Kabupaten Sikka, Rabu (21/6/2017).

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Frans Lebu Raya turut hadir bersama kepala Kejaksaan Tinggi NTT, Sunarta dalam Peletakan Batu Pertama PLTMG Maumere tersebut.

Gubernur Frans Lebu Raya pada acara peletakan batu pertama itu meminta semua pihak mendukung pembangunan PLTMG, baik pemerintah maupun masyarakat di Kecamatan Waigete karena listrik merupakan sebuah kebutuhan untuk masyarakat dan investasi yang baik bagi swasta maupun BUMN.

“Pembangunan PLTMG Maumere 40MW dinantikan listriknya, saya meminta supaya Ini dipercepat dan dukungan bapak – mama berkorban dengan rela memberikan tanah dibangun jaringan untuk didistribusikan listriknya dan ini adalah kepentingan bersama,” ujar Lebu Raya.

Baca : KPU Belu Gelar Sosialisasi Sistem Informasi Partai Politik

Kepala Divisi Kontruksi PT PLN (Persero) Sulawesi dan Nusa Tenggara, Hakim Nawawi mengungkapkan, peletakan batu pertama di Maumere tersebut untuk mendukung Program 35.000MW, salah satunya dengan pembangunan PLTMG Maumere 40MW dimana membutuhkan waktu penyelesaian selama 15 bulan.

Pembangunan pembangkit baru itu merupakan bagian dari strategi bisnis PLN untuk penguatan keandalan sistem di Maumere. Penguatan dilakukan dengan membangun pembangkit, transmisi dan gardu induk sesuai Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN NTT tahun 2016-2025.

“Pembangunan pembangkit baru, transmisi hingga distribusi kami membutuhkan dukungan Pemerintah dan Ini bertujuan untuk meningkatkan rasio elektrifikasi. Peningkatan rasio elektrifikasi melalui optimalisasi listrik pedesaan dimana 1200 desa sudah Harus terlistriki hingga Akhir 2018,” tambah Hakim.

Saat ini sistem Maumere memiliki daya mampu (DM) total sebesar 14.250 kilowatt (kW), baik dari pembangkit milik PLN maupun sewa. Dengan DM demikian, pemakaian pada siang hari atau BP Siang sebesar 7.550kW dan BP malam hari sebesar 12.100 kW.

Dalam acara ini juga, PLN menyerahkan CSR kepada masyarakat Desa Wairita dengan total Rp.120 juta yang disalurkan untuk pengembangan sanggar seni, sanggar orang muda Katolik, perbaikan perpustakaan, perbaikan gereja dan pengembangan PKK.