205 Anak Paud se-PKG Natar Ida Diwisudakan

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Sebanyak 205 anak-anak Pendidikan Usia Dini (Paud) dari Pusat Kegiatan Gugus Natar Ida Kabupaten Belu wilayah perbatasan RI-Timor Leste diwisuda, Jumat (16/6/2017).

Adapun acara pelepasan 205 anak-anak dari 14 Paud PKG Natar Ida dampingan Lembaga Swadaya Masyarakat Save The Childern Atambua berlangsung di aula Emaus, Nenuk, Desa Naekasa, Kecamatan Tasifeto Barat. 14 Paud dimaksud yakni, Paud Antonius Padua Lafaekfera, Bintang Kejora, Cesilia, Harapan Bangsa, Husar Binan Tubatan, Ferik Katua Lidak, Ernesti, Maria Bunda Penolong, Olivia, Handayani, St. Nino, Hidup Baru, Oan Halituku dan Raflesia.

Ketua Paud se-PKG Natar Ida, Agus Fahik dalam sambutannya mengatakan, hari ini sebanyak 205 anak-anak se-PSG Natar Ida akan dilepas. Mereka ini adalah genarasi emas 20 tahun mendatang. Karena pada rentang usia enam tahun itu anak-anak sudah mempunyai kemampuan dasar.

“Seperti tadi misa mereka sudah bisa menyanyi tanggung koor dari Paud Santo Antonius Paduan Lafaekfera. Ini ekspresi mereka, kalau mereka tidak dibina tentu tidak akan jadi seperti hari ini,” ujar dia.

Ditegaskan, sekolah Paud itu sangat penting. Anak-anak kita ini seperti tanaman yang baru tumbuh, bagaimana dia bisa hasilkan daun batang yang baik, dimana jadi anak yang baik tentunya butuh bimbingan dari orang tua.

Baca : Wanita Ini Dijambret Usai Ikuti Misa Arwah, Dua Pelaku Diamankan

Sementara itu perwakilan Save The Childer Ibu Eti mengatakan, pelepasan 205 anak-anak dari 14 Paud PKG hari ini sangat luar biasa. Anak adalah tulang punggung masa depan bangsa Indonesia yang butuh perhatian dan bimbingan dari kita orang tua.

“Proses pelepasan hari ini berjalan luar biasa,anak-anak sangat semangat, masyarakat harus tetap mendukung anak-anak khususnya di pendidikan,” pinta dia.

Anak-anak ini merupakan genarsai nasional yang harus dibimbing sejak dini dan dibekali dengan mental dasar sebelum menlanjutkan ke bangku sekolah berikutnya. Kegiatan hari ini juga merupakan ajang sosialisasi tentang keberadaan dan pentingnya paud bagi masyarakat, juga sebagai ajang ekspresi anak-anak.

Kedepan Eti berharap proses ini tetap berjalan demi anak-anak generasi masa depan bangsa. “Tetaplah semangat karena paud adalah kunci yang utama yang perlu didukung,” pungkas dia.

Untuk diketahui sebelum acara pelepasan diawali dengan misa bersama yang dipimpin langsung Romo Nadus Pr. Turut hadir dalam acara tersebut para pengurus PKG, perwakilan Dinas P dan K Belu serta para pengurus Paud. Acara dimeriahkan dengan berbagai hiburan, menyanyi, drama, menari dan tebe yang dibawakan anak-anak Paud.