Warga Serahkan Senpi Organik SKS ke Kodim 1605/Belu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Lagi, dua anggota TNI yakni Pelda Yohanes David jabatan Bati Is Intel dan Sertu Roberth A. Fahiberek jabatan Ba Intel Kodim 1605/Belu mendapat satu pucuk senjata api (Senpi) jenis SKS yang diberikan Markus Bere Luan, warga Desa Dirun, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, Timor Barat perbatasan RI-Timor Leste.

Selain senjata organik laras panjang jenis SKS, warga juga memberikan amunisi SKS aktif sebanyak 19 butir. Senjata bersama amunisi tersebut langsung diserahkan Pelda Yohanes David dan Sertu Robert Fahiberek bersama Markus Bere Luan kepada Kasdim 1605/Belu, Mayor Inf. Binsar Pasaribu di ruang kerjanya, Jumat (16/6/2017) siang.

Menurut Binsar, jatmuhandak tersebut merupakan hasil penggalangan yang dilakukan anggota Kodim 1605/Belu Pelda Yohanes David dan Sertu Roberth tentang kepemilikan senjata api sejak bulan Januari lalu di beberapa tempat salah satunya Desa Dirun, Kecamatan Lamaknen.

“Senjatanya jenis SKS dan amunisi 19 butir dapat Pak Markus warga Dusun Dirun yang diserahkan secara sukarela. Ini hasil atas teritorial anggota Kodim 1605/Belu yang memberikan kesadaran pada warga,” ujar Binsar kepada media.

Baca : BPJS Kesehatan Permudah Pelayanan Kesehatan Bagi Peserta JKN-KIS Yang Mudik Lebaran

Dikatakan, senjata organik laras panjang jenis SKS dan amunisi telah kita amankan di gudang senjata Kodim 1605/Belu. Penggalangan dan sosialisasi secara terus menerus akan dilakukan guna memberi pengertian kepada warga tentang bahaya menyimpan jatumuhandak di rumah.

“Indikasi masih ada jatmuhandak, ke depan kita akan lakukan penganggalangan secara terus dan berkesinambungan, sekalian kita berikan kesadaran pada warga masalah keamanan di daerah kita,” ujar dia.

Kesempatan tersebut, usai melakukan penyerahan senjata organik dan amunisi aktif SKS, pihak Kodim 1605/Belu menyerahkan bantuan kepada Markus Bere Luan yang secara sukarela telah memberikan jatmuhandak kepada TNI.