Satgas Yonif Raider 712/WT Gagalkan Penyelundupan Pakan Ternak ke Timor Leste Melalui PLBN Mota’ain

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 712/Wiratama gagalkan penyelundupan pakan ternak ke Negara Timor Leste melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Mota’ain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Jumat (2/6/2017).

Upaya penyelundupan pakan ternak yang diangkut kendaraan ekspedisi terungkap setelah anggota di pos Mota’ain melakukan pemeriksaan terakhir terhadap kendaraan di pintu gerbang PLBN Mota’ain sebelum melintas ke wilayah Timor Leste.

“Betul, tadi anggota di Pos Mota’ain yang periksa menemukan pakan ternak, dan sudah diamankan,” jawab Dansatgas Pamtas Yonif Raider 712/Wt, Letkol Inf. Elvino Yudha Kurniawan saat dikonfirmasi media melalui handphone, Jumat malam.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun media, tiga karung pakan ternak jenis HI-PRO-VITE tanpa dilengkapi surat berhasil diamankan anggota yang bertugas di pos Mota’ain, usai kendaraan yang mengangkut pakan tersebut melalui pemeriksaan oleh petugas Bea Cukai Atambua di PLBN Mota’ain.

Baca : Antisipasi Penimbunan Sembako, Perindag Kota Kupang Gelar Operasi

Pakan ternak sebanyak 150 kilogram yang dikemas dalam karung diamankan setelah anggota Satgas menyelidiki dari dalam kendaraan truk dengan nomor polisi DH 9395 HG yang mengangkut barang ekspor berupa mie instan jenis mie sedap menuju Timor Leste yang telah sesuai dengan manifes pengiriman barang ke luar Negeri.

Selain itu, satu unit kendaraan truk lain yang mengangkut orang dengan nomor polisi DH 9606 LA ikut diperiksa pihak Imigrasi Mota’ain. Selanjutnya pihak Bea Cukai melakukan pemeriksaan barang yang akan dibawa dan mengeluarkan manifes pengiriman barang.

Barang bukti pakan ternak itu selanjutnya diamankan anggota Satgas di pos PLBN. Sementara kendaraan truk yang mengangkut barang ekspor mie sedap itu melanjutkan perjalanan menuju ke Timor Leste.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kantor Bea Cukai Atambua belum bisa dikonfirmasi terkait penggagalan 150 kilogram pakan ternak yang akan diselundupkan ke negara tetangga oleh anggota Satgas yang bertugas di pos utama pelintasan negara Indonesia itu.