Pemerintah NTT Rencana Bangun 34 Pelabuhan Laut
Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Dinas Perhubungan dalam rencana induk pengembangan pelabuhan akan membangun 34 pelabuhan di daerah yang memiliki potensi ekonomi cukup baik.
Kepala Dinas Perhubungan NTT, Richard Djami mengatakan, dalam rencana induk pengembangan pelabuhan itu, telah ditetapkan daerah atau titik mana saja yang akan dibangun pelabuhan. Misalkan, di Kabupaten Flores Timur, direncanakan akan dibangun 10 pelabuhan, baik di Pulau Adonara maupun di Pulau Flores.
Selain itu ada yang dibangun di daratan Timor seperti di Kolbano, Boking, dan Maubesi. Sistim yang dipakai dalam membangun bandara, bukan hanya aspek atau potensi laut yang diperhatikan tapi interkoneksi dengan potensi di darat.
“Keberadaan sebuah pelabuhan laut diperhitungkan dengan jarak dengan pemukiman penduduk dan potensi daerah yang akan menggunakan pelabuhan dimaksud. Sehingga kapal yang menyinggahi pelabuhan itu, tidak hanya menurunkan barang atau orang tapi apa yang bisa diangkut dari daerah itu untuk diantarpulaukan,” kata Richard kepada wartawan di Kupang, Selasa (23/5/2017).
Tentang pelabuhan mana yang akan diprioritaskan dari 34 pelabuhan yang masuk dalam rencana induk pengembangan dimaksud, mantan Kepala Dinas Kominfo NTT ini menyampaikan, semuanya mendapat prioritas. Walau demikian, harus juga disinergiskan dengan transportasi darat bahkan transportasi udara.
Baca : Hermanus Man: Pemerintahan Akan Kaji Keberadaan Perusahaan Daerah
Interkoneksitas menjadi salah satu pertimbangan dalam pembangunan pelabuhan laut dimaksud. Karena sistem kerja yang dipakai dalam membangun pelabuhan bukan karena ada anggaran tapi pada aspek kebutuhan masyarakat. “Prinsip hadirnya transportasi laut yang didukung dengan pelabuhan adalah mudah, murah, aman, dan selamat,” tandas Richard.
Dikatakannya, sebagai provinsi bercirikan kepulauan, laut menjadi urat nadi transportasi yang murah dan terjangkau. Dengan harapkan, semua kapal yang menyinggahi setiap pelabuhan, bisa menurunkan dan mengangkut komdoti pertanian dan perkebunan untuk diantarpulaukan. Ini juga sebagai wujud dukungan di bidang pariwisata.
Pada kesempatan itu Richard menyampaikan, jumlah pelabuhan laut di seluruh wilayah NTT baik pelabuhan utama, pengumpul maupun pengumpan sebanyak 88 pelabuhan. Sedangkan pelabuhan penyeberangan sebanyak 21 pelabuhan.
Pelabuhan penyeberangan ini disinggahi 13 kapal ferri, yakni 10 kapal milik PT ASDP dan tiga unit kapal milik pemerintah yang pengelolaannya diserahkan kepada PT ASDP. Selain itu disinggahi enam kapal perintis atau lintasan penugasan seperti kapal Berguna, Nangalala, dan Sabuk Nusantara. Transportasi laut juga dilayani oleh kapal komersial milik PT Pelni.

