Pemkot Kupang Segera Menghentikan Pembangunan Transmart

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Pemerintah Kota Kupang berencana menghentikan pembangunan Gedung Transmart yang akan menjadi salah satu pusat perbelanjaan di Kota Kupang. Alasan pemberhentian sementara proyek pembangunan Gedung Transmart tidak disertai ijin membangun (IMB).

“Mungkin Senin atau Selasa nanti Kami akan meminta pembangunan dihentikan untuk sementara. Lagipula DPRD Kota Kupang juga sudah meminta pembangunan itu dihentikan untuk sementara sampai semua perijinan di rampung diurus,” Kata Wakil Walikota Kupang Hermanus Man.

Menurutnyan, pemerintah tidak punya niat menghalangi segala bentuk investasi di Kota Kupang, tapi setiap investor yang ingin membuka usaha di Kota Kupang harus taat kepada aturan yang ada dan tidak semena-mena membangun tanpa ada ijin.

“Saya sudah cek kebenarannya dan akan dihentikan sambil menunggu IMB dan dokumen-dokumen lain untuk memenuhi syarat,” kata Hermanus Man.

Ketika disinggung soal pengurusan IMB di Dinas PUPR, dalam hal ini bidang Cipta Karya, tanpa dokumen-dokumen kelengkapan seperti sertifikat tanah dan syarat-syarat lainnya, Hermanus mengaku belum mendapat laporan resmi dari Dinas PUPR. Namun dirinya berjanji akan menelusuri proses perijinan tersebut, sehingga kalau ada proses yang tidak sesuai aturan maka proses pengurusan IMB juga akan dihentikan sambil menunggu semua proses berjalan sesuai prosedur.

Baca : DPRD Minta Pembangunan Transmart Dihentikan

“Kami ingin transmart ada di Kota Kupang, tetapi bukan dengan cara seperti ini. Kami tidak dianggap diskriminatif terhadap warga Kota Kupang, sebab kalau warga membangun tanpa IMB maka pemerintah akan bertindak tegas, sedangkan pengusaha yang membangun dan dibiarkan, maka masyarakat juga akan menilai pemerintah tidak adil. Oleh karena itu pemerintah akan bersikap tegas dengan menghentikan sementara pembangunan gedung transmart,” Kata Hermanus.

Terpisah, Ketua Komisi I, Padron Paulus, bersama Anggota Komisi I, Adrianus Talli sepakat dengan sikap dari pemerintah Kota Kupang untuk menghentikan sementara pembangunan gedung transmart. Bahkan, Adrianus Talli meminta pemerintah jangan menunggu lagi sampai pada hari Senin (22/5/2017), tetapi kalau bisa hari ini Sabtu (20/5/2017). Pemerintah segera mengehentikan pembangunan tanpa perijinan (IMB).

“Saya punya pengalaman tersendiri ketika membangun pagar dirumah saya. Ketika bahan sudah diturunkan dan akan dibangun pagar. Saya yang berada di Kantor mendapat telepon dari adik saya dirumah, yang menyebut Anggota Pol PP sudah berada dirumah saya dan meminta pembangunan dihentikan, karena tidak ada IMB. Karena permintaan itu pembangunan dihentikan, dan saya kemudian mengurus IMB. Saya minta pemerintah harus bertindak tegas juga kepada pengusaha besar yang ingin membangun, sebab kalau tidak dihentikan nanti ada penilaian bahwa pemerintah telah masuk angin,” kata Talli.