Pemkot Belum Dapat Kepastian Program IFAD di Tahun 2017

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Sejak tahun 2013 lalu, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Kupang melaksanakan proyek proyek Coastal Community Development International Fund for Agricultural Development (CCD-IFAD) dengan anggaran sebesar Rp 24 miliar lebih, dalam rangka mendukung seluruh kegiatan proyek pembangunan di kawasan pesisir di Kota Kupang.

Namun untuk tahun 2017 DKP Kota Kupang belum mendapatkan kepastian dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, soal kegiatan atau program yang akan dilaksanakan oleh IFAD.

Demikian dikatakan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Kupang, Otniel Pello kepada wartawan di Kupang, Jumat (24/2/2017).

Untuk tahun 2017 sampai dengan saat ini, DKP Kota Kupang belum mendapatkan kepastian dari Kementerian Kelautan dan Perikanan soal kegiatan atau program yang akan dilaksanakan.

Baca : Pelayanan e-KTP Kembali Normal di Bulan April 2017

“Anggaran untuk tahun ini sekitar Rp 7 miliar, tapi kami belum dapat kepastian dari Kementerian soal kegiatannya,” ujarnya.

Dikatakan, Hasil evaluasi pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan RI serta Lembaga internasional asal Roma Italia (IFAD), pelaksanaan Program IFAD di Kota Kupang terpilih sebagai yang terbaik di Indonesia. Terbukti, PIU (Project Implementation Unit) IFAD Kota Kupang mendapat penghargaan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI akhir tahun 2015 lalu.

“Dalam rentang waktu 2013-2016, Kota Kupang telah mendapatkan bantuan IFAD sebesar Rp 22 miliar lebih. Sedangkan dana penunjang dari APBD Kota Kupang sekitar Rp 2 miliar lebih. Dengan demikian, total anggaran dalam rangka mendukung seluruh kegiatan proyek pembangunan di kawasan pesisir sekitar Rp 24 miliar lebih.

“Program IFAD dilaksanakan di 16 kelurahan pesisir. Mulai dari Kelurahan Alak sampai Kelurahan Lasiana,” kata Otniel.