Pleno Rekapitulasi KPU Dimulai 23 Februari

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kupang mulai menggelar Rapat Pelno Rekapitulasi hasil pemillihan walikota Kupang, pada 23-24 Februari mendatang. Pleno KPU dilakukan menyusul telah habisnya pleno ditingkat PPK pada 18 Februari.

Demikian dikatakan Anggota KPU Kota Kupang, Lodowik Fredik kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (20/2/2017).

Menurutnya, Proses rekapitulasi suara di enam kecamatan di Kota Kupang, Hasilnya tidak berbeda dengan data portal KPU yang dikeluarkan beberapa saat setelah pemungutan suara. kecamatan yang paling pertama menyelesaikan proses rekapitulasi yakni Kecamatan Oebobo. Rekapitulasi suara di kecamatan itu sudah berakhir Jumat (17/2/2017). Sedangkan lima kecamatan lain, baru menyelesaikan proses rekapitulasi pada Sabtu (18/2/2017),”ujarnya.

Setelah proses rekapitulasi suara selesai, kata Lodowyk, PPS dan PPK dengan pengawasan Panwas dan aparat kepolisian, sudah mengembalikan semua kotak suara dan logistik ke gudang KPU Kupang di Hotel Ina Boi.

Baca : 22 Ribu Warga Kota Kupang Telah Merekam e-KTP

Lodowyk bersyukur karena sejak perhitungan suara di TPS sampai dengan rekapitulasi di tingkat kecamatan, semuanya berjalan dengan aman dan lancar. Kelancaran seluruh proses ini tidak terlepas dari sikap rendah hati yang ditunjukan Calon Wali Kota Kupang dari Paket Sahabat, Jonas Salean. Jonas mengakui keunggulan rivalnya, paket FirMannmu.

“Kami berterima kasih kepada Pak Jonas. Setidaknya dengan pengakuan beliau, proses ini berjalan dengan aman dan lancar,” katanya.

Lodowyk menambahkan, berdasarkan hasil perolehan suara Paslon pada Pilkada Kota Kupang yang dirilis Portal KPU, paket FirManmu unggul hampir enam persen atas Paket Sahabat. Hasil ini tentunya tidak berbeda jauh dengan hasil rekapitulasi suara di tingkat kecamatan.

Sebab Portal KPU memuat hasil berdasarkan data perolehan suara yang tercatat dalam Model C1 yang di-scan dan dikirim oleh KPU dari setiap daerah. “Setelah penghitungan suara di tingkat TPS, Model C1 diserahkan ke kami untuk di-scan dan kirim ke pusat. Sehingga masyarakat dapat melihat hasil Pilkada yang lebih akurat dari berbagai daerah di Portal KPU,” katanya.