Cuaca Buruk, PT ASDP Hentikan Semua Lintasan Pelayaran Feri di NTT

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Akibat cuaca buruk yang melanda perairan Nusa Tenggara Timur (NTT) memaksa PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Feri Cabang Kupang, menghentikan sementara semua lintasan pelayaran kapal feri.

Hal ini disampaikan Kepala PT ASDP Feri Cabang Kupang, Arnol Yansen kepada wartawan di Kupang, Jumat (27/01/2017).

Menurut Arnol, Saat ini tinggi gelombang mencapai 3-4 meter disertai angin kencang dengan kecepatan 15-25 knot yang bisa membahayakan keselamatan kapal jika dipaksakan untuk berlayar.

“Karena cuaca buruk maka semua lintasan pelayaran ditutup hingga cuaca kembali normal. Tinggi gelombang 3-4 meter dan kecepatan angin berkisar 15-25 knot,” katanya.

Dia mengatakan keputusan PT. ASDP Feri Cabang Kupang untuk menghentikan sementara pelayaran bertujuan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, karena saat ini perairan NTT dilanda cuaca buruk yang mengakibatkan gelombang tinggi disertai angin kencang.

Pihak ASDP menghentikan sementara seluruh rute pelayaran dan tetap melihat perkembangan dan situasi cuaca serta melakukan koordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Arnol menyampaikan, Kapal Motor (KM) Ine Rie II rute Kupang-Aimere-Waingapu, dan KM Ile Labalekan rute Kupang-Larantuka, kembali ke pelabuhan Penyeberangan Bolok setelah diterjang gelombang tinggi di Laut Sawu, Kamis (26/1/2017) siang.

Baca : 660 Pengawas TPS di Kota Kupang Dilantik

Dua kapal itu telah berlayar antara 2-3 jam, masing-masing mengangkut ratusan penumpang, kendaraan roda dua dan roda empat.

“Banyak penumpang yang tidak kuat, mabuk dan muntah karena gelombang besar dan angin kencang sehingga mereka meminta kapal kembali. Saya putuskan dua kapal itu kembali ke pelabuhan,” kata Arnol.

Terhitung, Jumat (27/1/2017) semua rute pelayaran kapal feri ditutup hingga cuaca kembali normal. Karena itu, diharapkan kepada masyarakat yang hendak bepergian dengan menggunakan jasa angkutan laut agar bersabar hingga cuaca kembali normal.

Sebagian kapal feri yang belum berlayar sedang berlabuh di Dermaga Pelabuhan Bolok Kupang dan yang lainnya berlabuh di Dermaga Pelabuhan Hansisi Semau.