460 Aparat Gabungan Amankan Malam Natal di Perbatasan Belu-Timor Leste

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Sebanyak 460 personel gabungan yang terdiri dari Kepolisian Resort (Polres) Belu, Brimob, TNI, Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja dikerahkan untuk mengamankan hari Raya Natal 25 Desember 2016 dan Tahun Baru 01 Januari 2017 di Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan antara Negara Indonesia dan Timor Leste.

Pantauan NTTOnlinenow.com, Sabtu (24/12/2016) sore pukul 15.00 Wita aparat gabungan mulai berjaga-jaga di Gereja Katedral Atambua untuk mengamankan suasana misa malam Natal. Selain personel warga yang terlibat dalam panitia ikut berpartisipasi dalam menjaga keamanan. Sebelum perayaan dimulai aparat gabungan melakukan sterilisasi di tempat ibadah untuk menjamin keamanan dan kenyamanan umat yang beribadah.

Anggota personel gabungan terbagi di beberapa titik utama menuju Gereja Katerdal, seperti di jalur lampu merah sentral, jalur rumah jabatan Sekda dan jalur SMKK. Hal tersebut dimaksud guna mengatur kendaraan sehingga tidak terjadi kemacetan. Selain di Gereja Katedral, situasi penjagaan ketat juga dilakukan aparat gabungan di Gereja Polycarpus, Tukuneno juga Motabuik.

Baca : Pemuda NTT Tolak Keras Pernyataan Kafir Terhadap Sesama Pemeluk Agama

Kapolres Belu, AKBP Michael Ken Lingga usai apel gelar pasukan Operasi Lilin Turangga 2016, Kamis (23/12/2016), sebanyak 640 personel gabungan siap mengamankan hari raya Natal dan pergantian malam tahun baru. Operasi lilin mulai dilaksanakan dari tanggal 23 Desember dengan pergantian tahun baru tanggal 01 Januari 2017 dengan melibatkan sebanyak 640 personel gabungan.

“Sesuai target operasi personel gabungan akan tempati rumah-rumah ibadah dan tempat-tempat keramaian juga tempat rekreasi. Khusus untuk di gereja, akan ditempatkan minimal dua personel Kepolisian didukung satuan lain yakni anggota TNI dan Satpol Pamong Praja,” ujar dia.

Jelas Michael, upaya pengamanan ini dimaksudkan agar umat Kristiani yang melaksanakan perayaan hari raya Natal dengan aman, lancar dan damai. Kendati demikian diharapkan agar warga juga terlibat berpartisipasi membantu aparat keamanan yakni dengan memberikan informasi apabila ada hal-hal yang mencurigakan atau mengganggu suasana kamtibmas selama perayaan hari Natal berlangsung.