Kota Kupang Terima Anugerah Parahita Ekapraya

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Pemerintah Kota Kupang menerima penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya Tahun 2016 Kategori Madya. Penghargaan yang diserahkan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise diterima oleh Plt Walikota Kupang, Johanna E Lisapaly, SH, M.Si di Gedung Auditorium Ir.Soedjarwo, Manggala Wanabakti, Jakarta, Rabu (21/12/2016).

Anugerah Parahita Ekapraya 2016 adalah sebuah penghargaan bergengsi sebagai apresiasi bagi kementerian/lembaga, Pemprov dan kabupaten/kota yang telah antusias mendokumentasikan dan menyampaikan informasi secara online mengenai upaya hasil yang telah dilakukan dalam pelaksanaan pembangunan pemberdayaan perempuan dan anak (PP-PA).

Sementara Plt Walikota Kupang, Johanna Lisapaly menyampaikan Kota Kupang mencatat prestasi dengan langsung meraih penghargaan di kategori Madya tanpa harus melewati tingkat pertama. Dia berharap prestasi ini bisa dipertahankan bahkan meningkat ke kategori yang lebih tinggi. Karena itu butuh dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh stakeholder.

Menurutnya, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI mengutus tim verifikasi ke Kota Kupang untuk mengevaluasi pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di kota ini. Tim verifikasi yang berjumlah empat orang itu bertemu langsung dengan dirinya, bersama para pejabat dan stakeholder terkait di ruang Garuda Kantor Walikota Kupang, Selasa (1/11/2016) lalu.

Baca : Pemerintah Tak Hambat Penyaluran PIP, Asal Prosedural

Kala itu Sekretaris Deputi Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Nurti Mukti Wibawati selaku perwakilan tim verifikasi menyampaikan, maksud kunjungan mereka adalah untuk memverifikasi atau melihat lebih jauh data dan informasi yang telah dikirim oleh jajaran Pemkot Kupang terutama Bagian Pemberdayaan Perempuan untuk mengisi formulir aplikasi yang telah mereka terima bersama dari kab/kota lain di seluruh Indonesia.

Menurutnya, penetapan suatu provinsi atau salah satu kabupaten/kota yang dikunjungi adalah berdasarkan hasil evaluasi sementara yang telah dilakukan oleh tim penilai. Namun ditekankan bahwa daerah yang dikunjungi tidak secara otomatis menjadi salah satu penerima penghargaan. Semua itu akan berhasil tergantung hasil verifikasi. Karena itu dia mengharapkan agar pemangku kepentingan bisa memberi informasi tambahan untuk memperkuat argumentasi tim penilai sebagai masukan untuk menjadi daerah kandidat peraih Anugerah Parahita Ekapraya dalam rangka Hari Ibu.

Ditambahkannya, evaluasi yang mereka lakukan ini di samping untuk kebutuhan penilaian Anugerah Parahita Ekapraya Tahun 2016, data dan informasi yang diperoleh bisa berguna tidak saja bagi Kementerian, tetapi juga bagi daerah dalam rangka memetakan kondisi pelaksanakan pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, sehingga tindakan atau rencana yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas sektor tersebut dapat lebih berguna dan tepat sasaran.

Pemkot Kupang juga melalui instansi terkait melakukan penyuluhan bagi ibu rumah tangga dalam membangun keluarga sejahtera dan kegiatan bimbingan manajemen usaha bagi perempuan dalam mengelola usaha tenun ikat, serta pelatihan kepemimpinan bagi perempuan. Selain itu Pemkot Kupang juga telah membentuk Sekretariat bersama penanggulangan kasus kekerasan yang berlokasi di Kelurahan Bakunase, terutama dalam melakukan pencegahan, rehabilitasi, pendampingan serta pemberdayaan terhadap perempuan dan anak korban kekerasan.

Pemkot Kupang juga membangun koordinasi yang bersinergi dengan organisasi perempuan lainnya seperti GOW, TP-PKK, Dharma Wanita, PSW-Undana, serta dengan lembaga masyarakat lainnya sehingga ke depan secara bersama dapat mewujudkan pembangunan yang responsif gender. Semuanya itu dilakukan sebagai komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan dan perlindungan anak di Kota Kupang ke arah yang lebih baik.