Anton Sally Kembali Pimpin Partai Hanura Belu
Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Hasil Musyawarah Cabang (Muscab) ke II DPC Partai Hati Nurani Rakyat Kabupaten kembali menetapkan Antonius Leonard Sally sebagai Ketua DPC Partai Hanura untuk masa jabatan periode 2015-2020 mendatang.
Antonius Leonard Sally terpilihsebagai calon tunggal setelah Muscab II yang digelar DPC Partai Hanura di Aula Timor Hotel, Atambua, Belu, Timor Barat wilayah perbatasan Indonesia dan Timor Leste, Rabu (7/12/2016).
Ketua DPC Partai Hanura terpilih Antonius Leonard Sally dalam pidatonya menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada saudara-saudara dari 12 PAC yang sudah bekerja dengan keras dalam Muscab II Partai Hanura dari pagi hingga sore hari.
“Sesuai amanat Ketua DPD, selesai ini akan siap membentuk pengurus Partai Hanura di 12 Kecamatan dan ranting,” ujar dia.
Sebagai Ketua terpilih jelas Anton, dirinya tidak muluk-muluk berjanji tetapi sesuai dengan harapan dan program kerja Partai Hanura maka menargetkan enam kursi pada hajatan pemilihan legislatif di 2019 yang mendatang. “Target enam kursi pada 2019 dapat kita capai, karena itu kader-kader Hanura mulai dari DPC,PAC bersama kita akan bekerja keras,” tegas dia.
Baca : Jimmy Sianto Ingatkan Kader Hanura Belu Jangan Oposisi, Tapi Bermitra Dengan Pemkab
Kesempatan itu Ketua DPD Partai Hanura Propinsi NTT, Jimmy WB Sianto mengatakan ada pekerjaan rumah besar yang harus diselesaikan pasca terpilih dan ditetapkan Ketua DPC Partai Hanura Belu masa periode 2015-2020. “Musyawarah ini sukses berkat kerja sama dan berhasil memilih Ketua DPC baru. Selesai ini diberikan waktu tujuh hari kepada Ketua dan formatur untuk menyusun kepengurusan Partai Hanura Belu,” pesan dia.
Selesai menyusun kepungurusan jelas Jimmy, DPD Partai Hanura akan mengeluarkan surat keterangan (SK) untuk para pengurus partai di cabang. Diminta kepada Ketua terpilih baru untuk merangkul semua kader partai, bangun komunikasi berikan ruang dan kesempatan sehingga bisa bersama-sama di partai Hanura. Kalau ada yang tercecer bisa diajak kembali untuk bergabung dengan partai Hanura. “Perbedaan itu biasa tapi bukan berarti buat kita pecah. Kita harus komit besarkan Partai Hanura di perbatasan Belu ini,” ujar dia.
Jimmy kembali tegaskan, pembentukan kepengurusan di tingkat Kecamatan PAC harus 100 persen, ranting harus 75 persen dan anak ranting 50 persen. Sebab pengurus di tingkat Kecamatan itu akan menjadi ujung tombak di pertarungan 2019 mendatang, karena itu saya minta supaya semua wajib bagi tugas dan bekerja. Pembentukan itu untuk persiapan verifikasi Partai apakah bisa mengikuti Pemilu atau tidak.
“Kalau sudah punya pengurus sampai anak ranting tidak susah. Kita harus punya struktur yang kuat dan pelantikan pengurus itu akan dilakukan serentak apabila semua sudah terpenuhi,” kata Jimmy.

