Djainudin Lonek Pimpin DPW PPP NTT

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Setelah pengurusan DPW PPP NTT mengalami kevakuman pasca konflik internal, akhirnya DPP PPP  mengeluarkan surat keputusan (SK) penetapan kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP NTT. Djainudin Lonek yang terpilih secara sah dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) PPP NTT beberapa waktu lalu dikukuhkan DPP PPP untuk menakhodai PPP NTT masa bakti 2016-2021.

Sekretaris DPW PPP NTT Kasim Bapang kepada wartawan di Kupang, Selasa (9/8/2016) mengatakan, merujuk kepada petunjuk pelaksanaan (Juklak) organisasi, maka kepengurusan PPP NTT dikembalikan kepada hasil Muswil dan kepada tim formatur diminta untuk menggelar rapat dan menyusun komposisi kepengurusan yang baru.

Setelah tim formatur menggelar rapat dan menyusun komposisi kepengurusan, kemudian telah diusulkan kepada DPP PPP. Sehingga, DPP pun telah menerbitkan SK kepengurusan DPW PPP NTT dengan SK bernomor 017/SK/DPP/W/VII/2016 tertanggal 21 Juli 2016. SK tersebut ditandatangani Ketua Umum DPP PPP H M Rimahurmuziy dan Sekretaris Jenderal H Asrul Sani.

“SK sudah kita terima beberapa hari lalu dan setelah menerima SK ini pengurus akan menggelar rapat koordinasi untuk melakukan konsolidasi ke tingkat DPC,” kata Kasim.

Ia menjelaskan, setelah SK DPP PPP tersebut diterima pengurus wilayah, selanjutnya akan didistribusikan ke seluruh jajaran pengurus di tingkat cabang sebagi pemberitahuan.

Diakuinya, komposisi kepengurusan yang ditetapkn DPP tersebut telah mengakomodir seluruh kader dan seluruh kepentingan partai ke depan yang sempat terbagi saat Muswil lalu.

Langkah selanjutnya, kata Kasim, masih menunggu kepulangan Ketua DPW PPP Djainudin yang saat ini masih di Jakarta mengurus SK dukungan untuk pasangan calon wali kota dan wakil wali kota. Jika ketua sudah kembali baru digelar rapat guna merespons terkait agenda Pilkada langsung di tiga kabupaten/kota di NTT.

Sebab, dalam waktu dekat harus digelar pertemuan guna menjabarkan amanat juklak organisasi dan setelah itu baru menjabarkan juklak pilkada terutama untuk menyukseskan pelaksanaan Pilkada serentak di tiga kabupaten/kota di NTT.