BP2KB Tetapkan Desa Renrua Sebagai Kampung KB

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Sasaran kampung Keluarga Berencana (KB) yang diluncurkan Badan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (BP2KB) di wilayah Kabupaten Belu, Timor Barat perbatasan RI-Timor Leste tahun 2017 yakni di Desa Renrua, Kecamatan Raimanuk.

Kampung KB merupakan salah satu program Nawacita Presiden Jokowi Widodo revolusi mental menuju masyarakat yang hidup sejahtera dan bahagia. Suksesnya kampung KB bukan sebatas tugas BKKBN, tapi peran semua masyarakat dan sesuai instruksi Presiden bangun dari daerah terpencil.

Demikian Kepala Perwakilan BP2KB Propinsi NTT, Marianus Mau Kuru dalam sambutan pada acara pencanangan Kampung KB tingkat Kabupaten Belu di Desa Renrua, Jumat (22/9/2017).

Menurut Marius, guna meraih kesuksesan kampung KB di Desa Renrua, partisipasi dari seluruh warga sangat penting. Untuk membangun kampung KB warga harus bergotong-royong, tentunya tidak terlepas dari dukungan instansi teknis.

“Kalau bangun sendiri maka tidak akan berikan kemajuan cepat bagi suatu daerah. Sehingga prosesnya minta seluruh sektor bersama harus keroyok untuk kampung KB. Ini dibangun oleh masyarakat untuk masyarakat sesuai harapan Presiden,” ujar dia.

Diharapkan, dua tahun ke depan Desa Renrua harus berubah wajahnya seperti saat ini. Desa ini memiliki potensi, infrastruktur mulai dibangun, karena itu harus maju dari desa-desa lainnya dan proses untuk maju. Tidak sebatas pencanangan, setelah ini yang dilakukan adalah masyarakat membangun secara gotong royong untuk meraih kesuksesan.

Baca juga : Eksploitasi Penyakit Novanto Berdampak Menghambat Penyidikan KPK

“Ukuran keberhasilan bukan untuk KB, tapi untuk kesejahteraan warga. Program ini bukan melarang dua anak cukup, tapi bagaimana warga harus mengatur persalinan. Angka kematian ibu dan bayi masih tinggi karena banyak ibu yang melahirkan terlalu muda jarak dekat dan itu yang harus kita perhatikan,” ucap dia.

Bupati Belu, Willybrodus Lay dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan itu mengatakan, program kampung KB dicanangkan Presiden Jokowi sejak tahun lalu. Program kampung KB yakni, satu wilayah setingkat dusun, yang memiliki kriteria tertentu dimana terdapat keterpaduan program kependudukan, keluarga berencana, pembangunan keluarga dan sektor terkait yang dilaksanakan secara sistematik dan sistematis.

“Desa Renrua salah satu desa tertinggal dan penilaian itu diambil dari berbagai aspek. Kriteria ini sesuai dengan kriteria pemilihan lokasi kampung KB, sehingga hari ini Desa Renrua menjadi tempat pencanangan kampung KB tingkat Kabupaten tahun 2017 untuk 12 Kecamatan,” urai Lay.

Lay mengajak semua masyarakat Desa Renrua untuk bersama-sama membangun komitmen yang kuat, bergandengan tangan, bahu membahu dan semangat untuk menyukseskan kampung KB demi memajukan desa yang maju, mandiri dan berwawasan kependudukan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas BP2KB Belu, Ketua Komisi III DPRD Belu, Pimpinan Muskipa Kecamatan Raimanuk, para Camat serta tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat.