Memeriahkan HUT ke-81 RI, Warga Desa Ta’aba-Malaka Bangun Gapura Unik
Laporan Yan Manek
Betun,NTTOnlinenow.com-Antusiasme dan kreativitas masyarakat Desa Ta’aba, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka selalu berhasil mengundang rasa kagum dan perhatian publik.
Dalam rangkah memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026, Pemerintah Desa Ta’aba bersama masyarakat desa membangun gapura unik dan keren.
Keunikannya terlihat dari keseluruhan desain yang sungguh berbeda dengan gapura lain yang pernah dibuat sebelumnya, baik di Kabupaten Malaka perbatasan Malaka bahkan di Indonesia.
Bagi masyarakat Desa Ta’aba, membangun gapura HUT RI bukan sekedar rutinitas tahunan melainkan menjadi wadah menampilkan karya seni rakyat dengan menonjolkan kreativitas dan inovasi.
Kepala Desa Ta’aba, Ida Hoar Nahak menuturkan, gapura yang dibangun di pintu masuk desa itu terbuat dari bahan kayu dan dirancang secara menarik dan indah. Bagian atas dibuat melengkung mirip kepala burung garuda, sedangkan tiangnya berbentuk bulat, lalu dihiasi bendera dan umbul-umbul.
“Perpaduan cat warna merah dan putih juga seimbang untuk keseluruhan bangunan gapura. Tak hanya itu, pagar minimalis bercat merah dan putih yang dipasang di pinggir tiang gapura juga dapat menambah nilai seni dari gapura itu,” ujar dia, Minggu (8/8).
Jelas dia, selain memamerkan kreativitas, hal lain yang menjadi perhatian publik adalah semangat partisipasi masyarakat selama pembuatan gapura. Nilai gotong royong dari masyarakat sangat tinggi sejak awal pembuatan gapura.
“Gapura berukuran, tinggi 4 meter dan lebar 5,5 meter itu dikerjakan secara gotong royong oleh masyarakat dalam waktu 48 jam atau 2 hari, terhitung Kamis 6 Agustus 2026,” terang Nahak.
Dikatakan bahwa, pembangunan gapura tersebut melibatkan masyarakat secara keseluruhan untuk meningkatkan rasa kebersamaan dan kepemilikan.
“Saat hari berdiri Gapura, Minggu 9 Agustus 2026, puluhan masyarakat dipimpin Kepala Desa bergotong royong mendirikan gapura. Antusias masyarakat sungguh luar biasa,” tambah Nahak.
Sementara itu, menurut warga setempat, gapura yang dibangun itu dirancang dengan model terbaru tahun 2026 bahkan desainnya belum pernah ditemukan di google.
“Kami buat gapura dengan model yang unik dan baru. Modelnya belum ada di google,” ungkap sejumlah warga.
Bentuk gapura berbentuk bulat dan bagian atas gapura dibuat dengan gaya melengkung. Model tersebut memberikan kesan yang sangat menarik dan unik.
“Keunikan bentuk ini dapat menjadi daya tarik tersendiri dan menambah nilai artistik pada keseluruhan desain,” kata warga.

