Penutupan TMMD ke-125 Kodim Belu, Pengerjaan Drainse Belum Rampung

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen
Atambua,NTTOnlinenow.com-Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim Belu tahun anggaran 2025 resmi ditutup oleh Dandrem 161/Wira Sakti, Kolonel Inf. Hendro Cahyono, Kamis (21/8/2025).

Namun, program yang berjalan selama satu bulan atau 30 hari sejak pembukaan TMMD tanggal 23 Juli lalu itu, masih terdapat beberapa sasaran yang belum selesai pengerjaan hingga penutupan.

Pantauan media sebelum upacara penutupan TMMD ke-125 pada Kamis (21/8/2025) pagi, sebagian titik drainase atau saluran got tepatnya tanjakan pembangunan jalan baru ke kampung belum selesai pengerjaan.

Terpantau pula sebagian titik yang belum rampung seperti tembok panahan bahu jalan belum rampung. Selain itu pengerjaan rehab rumah layak huni dan rabat jalan beton juga belum selesai.

Danrem 161/Wira Sakti, Kolonel Inf. Hendro Cahyono berharap kedepan Pemerintah Daerah Belu kedepan mengganggarkan lagi dana untuk perpanjangan jalannya lagi. Sehingga akses jalannya nanti bisa bermanfaat bagi masyarakat untuk ekonomi.

“Nanti kalau memang itu ada (anggaran) TNI akan membantu. Tadi kita diskusi dengan Pak Wakil Bupati dan beliau katakan mudah-mudahan tahun depan bisa direalisasi,” ujar dia kepada awak media di Makodim Belu.

Lanjut dia, tadi kita sudah melihat beberapa pembangunan fisik, dan untuk non fisiknya ada penyuluhan kesehatan, penanganan stunting, peningkatan SDM dan pemberdayaan petani nanti bisa bermanfaat bagi masyarakat.

Seperti diketahui, anggaran yang dikucurkan untuk kegiatan TMMD ke-125 Kodim Belu yakni, Rp. 560 juta dana Komando Atas dan Rp. 850 juta dari Pemerintah Kabupaten Belu.

Adapun, sasaran kegiatan fisik dalam TMMD kali ini yaitu pembangunan jalan baru Desa Naekasa dengan panjang 625 meter dan lebar 6 meter serta timbunan dengan ketebalan sekitar 10 sampai dengan 15 centi meter, pembuatan limpasan 1 unit.

Galian saluran drainase sepanjang 260 meter, pasangan batu kiri panjang 380 meter, pasangan batu kanan panjang 375 meter, rabat beton panjang 5 meter, lebar 4 meter dengan ketebalan 15 centi meter.

Sedangkan untuk kegiatan Non Fisik meliputi sosialisasi penanggulangan bencana, sosialisasi anti narkoba, wawasan kebangsaan, sosialisasi perekrutan prajurit TNI dan lain-lainnya.

Untuk sasaran tambahannya, rehabilitasi kapela Oetfo 1 unit, penanaman pohon keras sebanyak 1.000 pohon sepanjang jalan yang dibangun dan optimalisasi lahan pertanian seluas 1 hektare.