Pemda Belu Hijaukan Ruang Terbuka GOR L.A Bone
Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu melakukan aksi peduli lingkungan dengan menanam sebanyak 480-an anakan pohon berbagai jenis di sekitar ruang terbuka hijau kompleks Gelanggang Olahraga (Gor) L.A Bone, Kelurahan Tulamalae, Kota Atambua perbatasan RI-Timopr Leste, Jumat (17/3/2017).
Sekda Belu Pertus Bere dalam arahan menyampaikan, lokasi yang menjadi aksi nyata penghijuan pagi ini sebelumnya telah ditanami anakan pohon sebagai wujud peduli lingkungan. Namun terbukti tidak ada satupun tanaman yang ditanam berhasil tumbuh dan hal ini diakibatkan kurangnya perhatian serta perawatan dari semua pihak. Karena itu saya minta perhatian serius dari Camat, Lurah beserta seluruh aparaturnya dan masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi ini supaya ikut mengawasi, memelihara dan merawat tanaman-tanaman yang ada sehingga bisa tumbuh dengan baik dan lokasi ini hijau.
“Di tempat ini sudah ditanam anakan pohon berulang-ulang kali. Berkali-kali kita tanam tapi satu pohonpun tidak tumbuh, itu artinya dikira kita tanam pakan ternak. Yang kami tanam ini pakan ternak jadi silahkan ikat sapi dan kambing disini,” ungkap Bere.
Dikatakan, pada Jumat pekan lalu saat berada di Jakarta dilihat Lurah dan aparaturnya memiliki semangat yang luar biasa. Memimpin ibu-ibu dan bersama-sama melakukan kegiatan kerja bakti mengecet mengecat sepanjang trotoar. “Itu baru namanya Lurah kerja, mari kita tiru gaya kerja itu,” ungkap dia.
Baca : DPRD Belu, Laporan Hutang Pemda Tahun 2016 Sebesar Rp 51 Miliar
Diharapkan, kepada Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Belu agar memanfaatkan bangunan GOR yang ada dalam wilayah lokasi penghijauan sehingga bangunan tersebut tidak menjadi mubazir. Sebab ini ruang terbuka hijau, ini juga bukan ruang atau tempat untuk membangun bangunan-bangunan mubazir. “Kadis Pemuda dan Olahraga manfaatkan itu, cari waktu untuk kumpul semua pemuda antar agama kita dialog disitu. Berpikir untuk memanfaatkan bangunan – bangunan itu agar jangan kelihatan mubasir ditengah-tengah kota,” pesan Bere.
Kesempatan itu dihimbaukan kepada seluruh pihak untuk meningkatkan kepeduliannya akan kebersihan lingkungan dengan terus menjaga kebersihan lingkungan. Sekda juga menyinggung soal kebersihan lingkungan yang terletak di depan Kantor Perindag dan Inspektorat yang tidak terawat dan meminta Dinas PU untuk datangkan mesin pemotong rumput.
“Saya minta para Lurah di Kota jadikan Kota ini hijau dan bersih, jangan hanya mau menunggu pasukan kuning saja yang bersihkan. Kita mau supaya Kota ini hijau, supaya jadi yang bersih dan sehat karena itu semua pihak mari kita jaga kebersihan lingkungan bersama-sama,” pinta dia.

