TNI Gelar Sunatan Massal Pada Pembukaan TMMD ke-115 di Kabupaten Malaka

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Betun, NTTOnlinenow.com – Kodim 1605/Belu menggelar kegiatan bakti sosial berupa sunatan massal yang diikuti puluhan anak-anak serta pembagian paket sembako di lapangan Betun, Kabupaten Malaka perbatasan RI-RDTL, Selasa (11/10/2022).

Kegitan tersebut dilaksanakan usai upacara pembukaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-115 tahun 2022 yang resmi dibuka oleh Bupati Malaka Simon Nahak.

Adapun kegiatan bakti sosial sunatan massal melibatkan tim medis Rumah Sakit Tk IV Atambua, Satgas Yonif Raider Khusus 744/SYB serta personil Kodim Belu dan diikuti sebanyak 58 orang anak.

Menurut Dandim Belu, Letkol Arh Suhardi bahwa, kegiatan sunatan massal ini dilakukan dalam rangka membantu meringankan beban masyarakat yang kurang mampu yang mengalami kendala biaya untuk menyunatkan anaknya.

Lanjut dia, selain menggelar kegiatan sunatan massal, ada juga pembagian paket sembako kepada anak-anak peserta dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, Lettu CKM dr. Basri Nelson Manurung menyampaikan bahwa, kegiatan bakti sosial ini sangat bermanfaat bagi masyarakat yang berada di wilayah Kabupaten Malaka.

“Hal ini dapat kita lihat sejak awal kegiatan ini dimulai masyarakat sangat antuasias dan senang dengan mengantarkan anak-anak mereka untuk di sunat,” ujar dia selaku Ketua Tim baksos.

Dijelaskan, dengan adanya kegiatan bakti sosial sunatan masal dalam kegiatan pembukaan TMMD ini merupakan salah satu wujud nyata dari TNI manunggal dengan rakyat.

“Kedepan Institusi TNI dapat menjadi institusi yang terdepan dalam pengabdian pada masyarakat sehingga visi dan misi TNI dapat tercapai,” pinta Manurung. Diketahui, sasaran kegiatan TMMD ke-115 berlokasi di Desa Tniumanu, Kecamatan Laenmane, Desa Babotin, Kecamatan Botinleobele dan Desa Umutnana, Kecamatan Sasitamean terhitung tanggal 11 Oktober sampai 9 November 2022.

Adapun sasaran fisik program TMMD meliputi, pembukaan jalan sepanjang 1.650 M x 6 M, rehabilitasi embung dan pembangunan MCK.

Sementara non fisik meliputi, penyuluhan wasbang, rekrutmen prajurit TNI, Posbindu, pertanian, narkoba, pencegahan radikalisme dan terorisme, peternakan, stunting, KB Kesehatan dan cegah penularan Covid-19.