Dua Pelajar SMP IL KAPTEN Fatuba’a- Belu Ukir Prestasi Tingkat Nasional

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Dua pelajar pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) Il KAPTEN Fatuba’a di Desa Fatuba’a, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL raih prestasi Nasional Fisika.

Adalah Stefanio Redi Fahik, siswa kelas IX SMP IL KAPTEN Fatuba’a meraih medali emas dalam Olimpiade Siswa Edutainer seluruh Indonesia Batch 9 special HUT Republik Indonesia ke-77 dengan tema, ‘Melejitkan Talenta dan Mencetak Generasi Unggul Indonesia’.

Evan, demikian sapaan akrab meraih medali emas ini sesudah melewati dua sesi perlombaan yakni sesi penyisihan dan sesi final. Pada sesi penyisihan yang dilaksanakan secara daring melalui Website CBT dan Zoom, Evan yang bersaing dengan 1309 peserta lomba tingkat SMP yang berasal dari SMP-SMP yang ada di Nusantara berhasil lolos ke babak Final dengan perolehan nilai 110.

Selanjutnya pada babak final, Evan berhasil meraih satu medali emas setelah berkompetisi secara daring melalui aplikasi yang sama pada tanggal 24 Agustus 2022 yang lalu.

‘‘Kami turut bergembira karena prestasi anak Evan. Dengan ini, Evan membuktikan bahwa sekalipun ia tinggal di desa Fatubaa yang di tepian Indonesia dan bersekolah di SMP IL KAPTEN FATUBAA yang baru didirikan empat tahun lalu, toh, ia tidak merasa minder untuk berkompetisi,” ujar Rm. Antonius Kapitan, Pr, perintis SMP IL KAPTEN Fatuba’a dalam release yang diterima media, Minggu (9/10/2022).

Lanjut Rm. Antonius, karena pendampingan yang baik dari guru pendampingnya, maka kepercayaan diri Evan makin diteguhkan sehingga ia bisa melewati dua babak perlombaan dengan hasil yang baik. Ini salah satu prestasi dari anak-anak SMP IL KAPTEN Fatuba’a yang patut dibanggakan.

Sebenarnya beberapa waktu lalu juga, salah satu anak SMP IL KAPTEN Fatuba’a, Novalia Denisa Seran juga lolos seleksi Olimpiade Sains Nasional Bidang IPS yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional dan berhasil masuk sampai tahap final.

“Dalam tahap final itu, ia gagal meraih medali, namun baru-baru ini, ia mengikuti Indonesia School Competition yang diselenggarakan oleh Indonesian Student Training Center dan berhasil meraih satu medali perunggu. Dengan ini, ingin saya katakan bahwa anak-anak perbatasan juga punya potensi akademik yang bagus,’’ ujar Rm. Antonius.

Sementara itu, Yeni Darut guru mata pelajaran (Mapel) sekaligus Koordinator Program Pengembangan Minat dan Bakat peserta didik Bidang Sains II yang fokus dengan mapel IPA menyampaikan rasa senang dengan prestasi Evan.

Namun, saya sadar keberhasilan ini bukan hasil akhir dari semua perjuangan saya sebagai guru SMP IL KAPTEN Fatuba’a yang sudah terakreditasi dengan nilai baik pada Tahun 2021.

“Kesuksesan ini merupakan satu penyemangat bagi saya untuk lebih maksimal lagi dalam menjalankan tugas-tugas saya sebagai pendidik’, tegas ibu Yeni Darut, guru mata pelajaran IPA itu.

Sementara itu Evan menuturkan, prestasi yang diraih merupakan satu kado kecil yang ingin ia persembahkan bagi SMP IL KAPTEN Fatuba’a yang telah didirikan dengan susah payah oleh om Romo Anton dan masyarakat desa Fatuba’a dan sekitarnya.

‘’Saya persembahkan prestasi ini untuk om Romo Anton dan Pemerintah Desa, dan juga semua orang tua yang sudah dirikan sekolah untuk kami sehingga saya dan teman-teman saya sudah bisa bersekolah SMP dengan baik,” ungkap dia.

Dikisahkan, dulu kalau mau SMP, kami harus jalan kaki melewati jalan berbatu hingga belasan kilometer, kami juga harus langgar kali yang tidak punya jembatan dengan lebar 20 meter, kini kami sudah dapatkan sarana pendidikan yang baik.

“Terima kasih om Romo, saya akan berjuang untuk berhasil lagi dalam perlombaan lainnya,” ucap Evan yang telah menorehkan prestasi istimewah untuk SMP IL KAPTEN Fatuba’a.