Fosmab Sebut Pinjaman Daerah Untuk Belu Berbunga Tidak Urgen

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Forum Solidaritas Mahasiswa Belu (Fosmab) angkat bicara terkait rencana pinjaman daerah oleh Pemerintah Kabupaten Belu untuk membiayai kegiatan Belu Berbunga yang canangkan oleh Dekranasda Belu.

Menurut Ketua Fosmab Kupang Eusebius Meta, soal pinjaman daerah untuk kegiatan belu berbunga tidak urgen. Sebab saat ini kebijakan yang perlu diambil oleh pemimpin adalah pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi Covid-19.

“Saya tidak sepakat soal pinjaman daerah untuk membeli bunga. Karena masih banyak lain saat ini dihadapi oleh masyarakat pasca pandemi yang membutuhkan perhatian serius pemerintah,” ujar dia.

Terkait itu, Meta meminta kepada pemerintah untuk fokus pada pemulihan ekonomi masyarakat dan juga pemberdayaan sumber daya manusia khususnya mahasiswa Belu yang ada sementara di Kupang.

“Saya meminta pemerintah untuk fokus mengurusi peningkatan sumber daya manusia khususnya janji beasiswa kepada para mahasiswa yang belum direalisasi,” kata dia.

Meta juga menilai, kalau Pinjaman Daerah hanya untuk membeli bunga dengan nilai anggaran Rp 3, 6 miliar itu harga yang fantastis dan manfaatnya secara ekonomi untuk masyarakat Belu apa?.

Masih menurut Meta, sebelumnya bunga sempat di tanam dari dua jalur Nenuk sampai depan Kantor Pengadilan Negeri Atambua tetapi bunganya tidak hidup.

Ditekankan, masa jabatan Bupati dan Wabup Belu yang sekarang sisa satu tahun, sehingga jangan sampai utang pinjaman hari ini akan menjadi beban bagi pemimpin berikut.