Warga Perbatasan RI-RDTL Diminta Jangan Panik dan Tetap Waspada

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Warga di wilayah perbatasan RI-RDTL diminta agar jangan panik, gelisah dan resah tapi tetap waspada terkait dengan informasi virus corona yang diduga telah menyebar masuk ke Negara Timor Leste.

Demikian Kepala Kantor Imigrasi Atambua, K. A Halim kepada NTTOnlinenow.com saat dihubungi via telepon seluler, Senin (9/3/2020).

“Dihimbau kepada warga yang berada di wilayah Timor Barat perbatasan Indonesia dengan Timor Leste agar jangan panik, gelisah dan reseh. Namun diminta warga agar tetap waspada dan berdoa,” ujar dia.

Menurut Halim, berdasarkan informasi dari Sekretasis I Kantor Perwakilan KBRI Dili bahwa di Kota Dili, Timor Leste sudah positif terjangkit virus corona. Seorang warga negara Italia yang bekerja di Kemkeu Timor Leste suspect Covid-19.

Kasus itu sudah diisolasi di Stamford Raffles Clinic Dili sejak Jumat, 6 Maret 2020, dengan indikasi mengidap pneumonia, dan telah ditangani pihak Pemerintah Timor Leste.

Lanjut dia, sampel darah WNA asal Italia itu telah dikirim ke Darwin, Australia dan hasilnya akan diterima hari ini. Tidak saja itu, WNA yang bersangkutan juga dalam pengawasan WHO.

Terkait hal itu, pihaknya telah mengambil langka antsipasitif yakni menghimbua petugas Imigrasi di seluruh PLBNT dan PLB wilayah kerja Kantor Imigrasi Atambua agar memakai alat kelengakapan standar seperti masker, sarung tangan, hand sanitizer dan lain-lain.

Dikatakan, pihak Imigrasi dalam hal ini petugas akan tetap meningkatkan pengawasan serta kewaspadaan terhadap virus corona dengan memperketat pengawasan terhadap WNA yang melintas ke Indonesia melalui pintu PLBNT dan PLB di wilayah kerja Imigrasi Atambua.

Untuk diketahui, wilayah kerja Imigrasi PLBN Terpadu meliputi PLBN Mota’ain (Kabupaten Belu), Motamasin (Kabupaten Malaka), Wini dan Napan (Kabupaten TTU) dan PLB Turiskain, Builalu, Laktutus (Belu) serta Haumeniana (TTU).