Pengangguran di NTT Capai 74,7 Ribu Orang
Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Nusa Tenggara Timur (NTT) Agustus 2018 mencapai 3,01 persen, turun 0,26 poin dari Agustus 2017 sebesar 3,27 persen.
Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi NTT, Maritje Pattiwaellapia sampaikan ini kepada wartawan di Kupang, Senin (5/11/2018).
Maritje menyebutkan, penganggur di NTT pada Agustus 2018 sebesar 74,7 ribu orang, berkurang 3,8 ribu orang dibanding penganggur Agustus 2017 sebesar 78,5 ribu orang.
“Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) NTT Agustus 2018 sebesar 70,17 persen, naik 1,08 poin dibandingkan TPAK NTT Agustus 2017 yang sebesar 69,09 persen,” ungkapnya.
Terkait angkatan kerja NTT, Maritje mengatakan, pada Agustus 2018 sebesar 2,49 juta orang, bertambah 87,7 ribu orang dibanding angkatan kerja Agustus 2017 sebesar 2,40 juta orang.
“Penduduk yang bekerja di NTT pada Agustus 2018 mencapai 2,41 juta orang, bertambah 91,5 ribu orang dibanding keadaan pada Agustus 2017 sebesar 2,32 juta orang,” katanya.
Dia menyampaikan, distribusi penduduk yang bekerja pada Agustus 2018 berdasarkan KBLUI 2015 sebagian besar penduduk bekerja di kategori Pertanian sebesar 1,32 juta orang (54,73 persen), diikuti kategori Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor (9,64 persen) dan Kategori Industri Pengolahan (8,96 persen).
Maritje menambahkan, pada tingkat kabupaten/kota, TPT terendah di kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) sebesar 0,85 persen, diikuti Timor Tengah Selatan (TTS) sebesar 1,01 persen dan Sumba Barat Daya 1,01 persen. Sebaliknya TPT tertinggi yaitu Kota Kupang 10,17 persen, diikuti Lembata 5,40 persen, dan Belu 5,26 persen.
“Sedangkan TPAK tertinggi di Sumba Barat Daya sebesar 79,68 persen sedangkan terendah di Kota Kupang sebesar 57,67 persen,” tandasnya.

