Kemendes Bangun 25 Unit Rumah Kawasan Trans di Perbatasan Belu-Tiles
Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) membangun 25 unit rumah bagi warga di Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-Timor Leste. Hal tersebut dibenarkan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Belu, Laurentius Kiik Nahak, Sabtu (29/9/2018).
Menurut Nahak, program pengembangan kawasan transmigrasi dari Kementerian PDT terpusat di Dusun Piebulak, Desa Lo’oluna, Kecamatan Lamaknen Selatan.
“Tahun ini 25 unit rumah program kawasan transmigrasi yang dibangun di Piebulak dan sudah mulai pengerjaan,” ujar dia.
Dituturkan, anggaran untuk pembangunan 25 unit rumah senilai Rp.3,7 miliar dari Kementerian PDT. Pembangunan kawasan transmigrasi satu paket, selain rumah dibangun juga jalan raya serta sumur.
“Fondasi sudah kerja sejak minggu lalu dan ditargetkan 25 rumah selesai bangun 30 November mendatang,” kata Nahak.
Lanjut dia, setelah warga menerima bantuan rumah kita akan melaksanakan pelatihan jatah hidup (jadup) kepada warga penerima.
“Jadi selain bantuan rumah warga dijamin kesehahtraan hidup. Selain itu dibangun sekolah, kapela, lapangan bola dan diberikan ternak sapi,” urai Nahak.
Ditambahkan, selain 25 unit rumah tahun ini Kementerian PDT akan membangun 75 unit rumah bagi warga Belu di tahun 2019 yang berlokasi di Desa Duarato, Kecamatan Lamaknen.
“Tahun depan jadi 75 unit rumah di Duarato. Selain itu ada juga jalan raya satu kilo meter di Desa Kenebibi Kecamatan Kakuluk Mesak senilai Rp.2,8 miliar dan untuk proses tendernya akan dilalukan di pusat,” pungkas Nahak.

