Satgas Yonif Raider 641/BRU Amankan Lima Senpi Springfield
Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Tiga bulan bertugas Tentara Nasional Indonesia (TNI) Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 641/Beruang berhasil mengamankan lima pucuk senjata api (Senpi).
Demikian Dansatgas Yonif 641/Bru, Letkol (Inf) Wisnu Herlambang di Mako Satgas, Umanen, Atambua Barat, Kabupaten Belu, Timor Barat, Jumat (7/10/2016).
Jelas Herlambang, senjata api yang diamankan jenis Sringfield buatan Eropa. Masyarakat perbatasan Kabupaten Belu menyerahkan secara sukarela tanpa ada paksaan.
“Kita melakukan sosialisasi dari awal penugasan di setiap pos-pos, bahwa menyimpan senjata api itu illegal dan melanggar hukum. Hasilnya sebagian masyarakat sadar dan menyerahkan senpinya ke kita,” ujar dia.
Baca Juga : Wakil Gubernur NTT Ajak PMI berkontribusi nyata
Kendati baru lima pucuk senpi yang diperoleh, dirinya yakin masih banyak terdapat senpi yang disimpan warga perbatasan Belu yang nota bene eks Timor-Timur. Terkait hal tersebut pihaknya akan terus melakukan sosialisasi baik formal dan non formal melalui Pakum juga disela-sela kegiatan baksos.
“Kita terus berikan sosialisasi, pemahaman dan kesadaran bagi masyarakat yang masih menyimpan senpi. Sehingga sadar akan kepemilikan benda illegal itu membahayakan dirinya,” ucap Herlambang.
Lanjut dia, masyarakat yang menyimpan senjata api itu dampaknya sangat besar dan tidak menutup kemungkinan berujung pada kriminal apabila disalah gunakan. Sementara untuk amunisi dan bahan peledak sampai ada yang diamankan.
“Dampak sangat besar bagi pengguna karena mereka bisa buat kriminal. Karena itu kita akan tetap lakukan sosislaisi menyadarkan warga untuk tidak menyimpan senjata apinya lagi,” pungkas Herlambang.

