Pemuda Pelopor Perbatasan Delomil Dapat Ikon Pancasila dari UKP-PPI

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Forum Pemuda Pelopor Perbatasan Delomil di Kabupaten Belu, Timor Barat perbatasan RI-RDTL mendapat penghargaan Ikon Pancasila tahun 2017.

Ikon prestasi Indonesia kategori wirausahawan sosial dari Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PPI) diterima pada tanggal 21 Agustus lalu di Jakarta Convention Center (JCC).

Demikian Ketua Forum Pemuda Pelopor Perbatasan Delomil, Bonifasius Mau Taek kepada NTTOnlinenow.com, Sabtu (18/11/2017).

Menurut Boni, penghargaan Ikon Pancasila yang didapat pemuda pelopor perbatasan Belu mewakili Provinsi NTT diterima langsung oleh dirinya bersama salah seorang anggota. Ini merupakan kebanggaan bagi forum pemuda di Dusun Delomil, Kecamatan Lamaknen juga kebangaan bagi para pemuda di wilayah perbatasan Belu.

Dikatakan, kesuksesan yang didapat forum pemuda pelopor perbatasan Delomil ini tidak terlepas dari bantuan rekan-rekan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur sebelumnya Yonif Raider 641/Beruang yang telah membantu selama penugasan pada tahun lalu.

“Teman-teman TNI satuan Yonif 641/Beruang sangat luar biasa. Mereka sangat membantu kami selama penugasan di tapal batas, khususnya di Delomil. Terimakasih atas bantuan yang telah dukung dan membina kami,” ujar dia.

Baca juga : Warga Henes Dapat Pengobatan Gratis Dari Satgas Yonif Raider 712

Dijelaskan bahwa, kebangaan yang didapat bukan karena penghargaannya. Tetapi, adanya perhatian khusus dari Presiden Republik Indonesia bagi daerah perbatasan Belu.

“Ini memacu, motivasi kita kaum pemuda di tepak batas, agar bekerja sama membangun daerah perbatasan juga menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI,” ucap dia.

Terpisah Letkol Inf. Wisnu Herlambang Dansatgas Yonif Raider 641/Bru sebelumnya yang dihubungi menyampaikan, dirinya bersama anggota Yonif Raider 641/Beruang turut bangga atas prestasi pemuda pelopor perbatasan Delomil.

“Lanjutkan tugas untuk membantu TNI dan Pemerintah dalam menegakkan kedaulatan negara. Harapannya Pemerintah bisa segera bentuk organisasi yang menjaga kedaulatan NKRI,” kata dia.

“Sehingga diwadahi dalam bentuk organisasi, jadi di setiap Pos Pamtas ada pemuda pelopor yang dibina oleh Satgas Pamtas” tambah Wisnu.