Bangun Desa Tangguh Bencana, PLN Peduli Perkuat Infrastruktur dan Alat Darurat Inklusif di Oesena

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – PT PLN (Persero) terus memperluas kontribusinya bagi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat, tidak hanya sebatas menjaga keandalan pasokan listrik. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli, perseroan berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kupang meresmikan Program Oesena Siaga Bencana di Desa Oesena, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur pada Rabu (16/09)

Penyaluran bantuan TJSL ini berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik serta pengadaan peralatan darurat guna membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat.

Manajer PLN ULP Oesao, Daniel Antonius Meok, menjelaskan wujud nyata bantuan tersebut. “Program ini merupakan langkah proaktif PLN dalam membangun budaya sadar bencana di daerah yang tergolong rawan. Dukungan dana TJSL PLN dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur strategis, berupa 4 unit deker jalan dan saluran drainase sepanjang 120 meter, untuk memitigasi risiko tanah longsor,” ungkapnya.

Selain pembangunan fisik, PLN turut menyerahkan perlengkapan tanggap darurat yang inklusif. Bantuan tersebut mencakup 2 unit kursi roda bagi kelompok disabilitas, 2 set tandu, 5 unit megaphone, 5 kotak P3K, dan 6 unit headlamp. Guna memperlancar proses evakuasi saat darurat, PLN dan warga juga telah memasang 20 rambu jalur evakuasi serta 2 penanda titik kumpul di titik-titik strategis desa.

Langkah strategis ini mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Subbidang Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kupang, John Amalo. Ia menegaskan pentingnya sinergi BUMN dalam mendukung penanggulangan bencana di daerah.

“Kami sangat mengapresiasi PLN Peduli atas kolaborasinya dalam menangani isu-isu kebencanaan. Sinergi ini sangat berarti karena upaya penanggulangan bencana tidak bisa hanya dibebankan kepada BPBD. Saat ini kami harus melayani 177 desa dan kelurahan di Kabupaten Kupang, terlebih dengan adanya tantangan di musim kemarau,” ujar John.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab berkelanjutan PLN kepada masyarakat.

“Kami menyadari wilayah NTT, termasuk Kabupaten Kupang, memiliki kerentanan tersendiri terhadap bencana alam. Karena itu, melalui PLN Peduli, kami ingin hadir tidak hanya mengalirkan listrik, tetapi juga memastikan masyarakat memiliki kesiapsiagaan dan ketangguhan saat menghadapi kondisi darurat. Kami berharap sinergi antara PLN, pemerintah daerah, dan warga dapat terus terjalin sehingga mampu menekan risiko bahaya dan melindungi keselamatan warga,” tutur Eko.

Melalui program mitigasi bencana yang komprehensif ini, PLN menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, menjaga ketahanan sosial, serta mendukung rasa aman warga. Dengan terbentuknya ekosistem desa yang tangguh bencana, aktivitas harian masyarakat—mulai dari kebutuhan rumah tangga, pendidikan, pertanian, hingga usaha mikro (UMKM)—dapat terus berlangsung secara aman dan berkelanjutan.***