Bank NTT Atambua gandeng Persaci Belu gelar Turnamen Catur Meriahkan HUT ke-64

Bagikan Artikel ini

Laporan Yan Manek
Atambua, NTTOnlinenow.com – Bank Nusa Tenggara Timur (NTT) Cabang Atambua gandeng Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Persaci) Kabupaten Belu menggelar lomba catur terbuka untuk umum.

Kegiatan lomba catur diikuti peserta dari kalangan pelajar SD, SMP hingga SMA dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bank NTT ke-64 yang diperingati hari ini Jumat 17 Juli 2026.

Turnamen digelar selama dua hari sejak Kamis 16 kemarin hingga Jumat 17 Juli berlangsung di halaman Kantor Bank NTT Cabang Atambua, Kabupaten Belu wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste.

Ketua Percasi Belu, Aprianus Hale mengungkapkan bahwa, pada prinsipnya Percasi Belu berterima kasih kepada pihak Bank NTT yang telah menyelenggarakan turnamen catur di perbatasan Belu.

Dijelaskan, kegiatan turnamen digelar selama dua hari dari tanggal 16 Juli kemarin sampai hari ini 17 Juli dengan para peserta dari tingkat SD, SMP dan SMA.

“Yang mendaftar 95 orang, namun yang ikut lomba hanya 79 orang dan didalamnya ada 12 junior,” rinci Hale.

Melalui turnamen catur ini, harapan Percasi agar terus membina para atlet catur untuk terus bertumbuh menuju persiapan PON 2028 yang akan diselenggarakan di NTT.

“Harapannya melalui turnamen ini dapat menghasilkan bibit pecatur Belu yang tangguh untuk selanjutnya disiapkan menuju PON 2028 mendatang,” pinta Hale.

Kepala Bank NTT Cabang Atambua, Victor Aprilius Payong mengatakan, berbagai rangkaian digelar dalam menyambut HUT Bank NTT ke-64 juga pererat hubungan antara Bank NTT dengan masyarakat perbatasan Belu

Dijelaskan, selain membangun kebersamaan melalui berbagai perlombaan, pihaknya juga berbagi sukacita dengan masyarakat, khususnya anak-anak di panti asuhan Hadinan Haklaran.

Sementara itu, untuk kategori umum, Bank NTT Cabang Atambua bekerja sama dengan Percasi Belu menggelar turnamen catur yang diikuti 79 peserta, yang berlangsung di halaman kantor Cabang.

“Dari jumlah tersebut, 10 peserta merupakan pelajar tingkat SMP dan SMA yang turut bersaing dalam kompetisi,” sebut Payong.