82 Anggota SPPI Belu Dapat Arahan dari Dandim 1605/Belu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen
Atambua,NTTOnlinenow.com-Sebagai ujung tombak keberhasilan negara untuk meraih indonesia emas di tahun 2045, Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) diminta agar ilmu yang didapatkan saat pendidikan atau pembekalan dapat diterapkan pada saat melaksanakan tugas.

Demikian arahan Dandim Belu, Letkol Arh. Andi Yunus kepada 82 anggota SPPI saat pelaporan kembali setelah selesai melaksanakan pendidikan anggota SPPI gelemobang ke-3 bertempat di Aula Darma Andika Makodim Belu, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Jumat (25/7/2025).

Kepada para SPPI dia juga tekankan agar tidak ada keragu raguan ketika melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya di lapangan. Karena bagaimanapun juga para SPPI yang telah menjalani pendidikan selama 3 bulan untuk menjadi seorang pemimpin, seorang kepala unit pelayanan dapur sehat.

“Jangan ragu-ragu untuk mengambil keputusan dalam tugas atau dalam mengambil kebijakan apapun itu, karna ketika kalian salah bertindak ataupun salah mengambil keputusan dampaknya akan sangat besar bagi dapur sehat yang kalian pimpin,” kata dia.

Menurut Andi, SPPI tidak terlepas dari mitra kerja Kodim, hal ini karena sebagai kepala unit dapur sehat, tanggung jawab ada pada Dandim, ada permasalahan apapun yang ada pada dapur sehat tersebut pasti kodim yang akan ditayangkan.

“Untuk itu apa yang kalian dapat pada saat menempuh pendidikan atau pembekalan agar di aplikasikan pada saat kalian bekerja dan jalankan tugas kalian dengan baik,” pesan dia.

Diharapkan kepada anggota SPPI agar menjalankan tugas kalian dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab kepada negara dan bangsa, gunakan staf kalian dengan baik, betul mengecek hasil kerjanya agar menciptakan hasil yang sesuai dengan keinginan pemerintah.

Diketahui anggota SPPI akan melaksanakan kegiatan magang pada hari Senin tanggal 28 Juli 2025 yang dibagi menjadi 2 kelompok yang akan bertugas di 2 Kecamatan yaitu Kecamatan Atambua Barat dengan jumlah anggota sebanyak 41 orang dengan Kepala Koordinator SPPG (Yulius Mali).

Sementara untuk Kecamatan Tasifeto Barat dengan jumlah anggota sebanyak 41 (empat puluh satu) orang dengan Kepala Koordinator SPPG (Anastasia Jillia Deo Linci).