Panglima TNI : Prajurit TNI Jadi Pribadi Yang Taat Hukum dan Jaga Nama Baik

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Sebagai prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus terus mengasah dan memelihara naluri tempur, harus siap setiap saat untuk diterjunkan dalam konflik bersenjata.

Meskipun sudah dilengkapi dengan peralatan modern dan canggih, tidak boleh melupakan dasar-dasar ilmu kemiliteran seperti kemampuan bertahan hidup di hutan, mencari jejak, bela diri, menembak dan lain-lain.

Demikian amanat Panglima TNI, Laksamana TNI Yudo Margono yang dibacakan Dandim 1605/Belu, Letkol Arh Suhardi dalam upacara Bendera 17-an diikuti seluruh Anggota TNI dan PNS di lapangan Makodim Belu, Kabupaten Belu wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL, Senin (17/4/2023).

Selain itu diinstruksikan kepada seluruh Prajurit TNI untuk rebut hati rakyat melalui kegiatan-kegiatan sosial yang secara nyata akan membantu kesulitan masyarakat sekitar seperti bakti sosial, pengobatan massal, dan penyelenggaraan bazar murah. Selain itu, hindari sikap arogan yang hanya akan menyakiti hati rakyat.

Panglima TNI juga menegaskan tetap jaga sinergisitas dengan aparat Pemerintah, Polri serta Kementerian dan Lembaga lainnya dalam pelaksanaan tugas keseharian dan hindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun mencoreng nama baik TNI.

“Saya perintahkan agar para prajurit TNI menjadi pribadi yang taat hukum dan menjauhi hal-hal negatif seperti narkoba, minuman keras, judi online, pinjaman online ilegal, kekerasan dalam rumah tangga, dan pelanggaran lainnya,” tegas dia.

Menyikapi beragam kondisi dan tantangan yang dihadapi bangsa saat ini diantaranya gangguan keamanan dan kekerasan di Papua yang masih berlangsung, ancaman teror dan radikalisme, kondisi politik yang mulai memanas menjelang pemilihan umum serentak 2024, dan potensi gangguan keamanan saat arus mudik Idul Fitri 1444 Hijriah.

“Untuk itu TNI sebagai alat utama pertahanan negara harus mampu terus beradaptasi guna menjalankan fungsinya sebagai penangkal, penindak, dan pemulih terhadap setiap bentuk ancaman. TNI harus selalu hadir di tengah masyarakat guna membantu dan mengatasi kesulitan yang ada,” tandas Panglima TNI.

Lebih lanjut dia memberikan penekanan kepada seluruh Perwira, Bintara, Tamtama, dan Pegawai Negeri Sipil TNI sebagai pedoman dalam berdinas dan bertugas, agar TNI mampu lebih berperan sekaligus menjaga posisi sebagai lembaga teratas yang paling dipercaya publik.

Ditambahkan, jelang pemilihan umum serentak 2024 yang mana tahapan pemilihan umum serentak sudah dimulai. Panglima TNI menegaskan
menekankan kepada seluruh prajurit TNI agar menjaga netralitas TNI, jaga kepercayaan masyarakat dengan tidak terlibat politik praktis dalam bentuk apapun.

Kepada seluruh prajurit TNI Panglima TNI menyampaikan terima kasih atas dedikasi, profesionalisme, dan loyalitas yang telah ditunjukkan dengan telah menjaga seluruh jengkal tanah air tanpa mengenal lelah dan tetap semangat meski bertugas jauh dari keluarga.

“Selamat melanjutkan tugas dan jadilah prajurit TNI yang profesional, modern, dan tangguh,” pungkas Laksamana TNI Yudo Margono.