Sebanyak 405 Personel Gabungan Siap Amankan Nataru di Belu Perbatasan RI-RDTL
Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Polres Belu akan melaksanakan operasi lilin turangga 2022 selama 11 hari kedepan terhitung mulai tanggal 23 Desember 2022 sampai dengan 2 Januari 2023.
Operasi lilin turangga dilaksanakan dalam menjamin keamanan, keselamatan dan kesehatan masyarakat perbatasan Belu dalam perayaan ibadah Natal 2022 dan pergantian tahun baru 2023.
Kapolres Belu, AKBP Yosep Krisbiyanto kepada media menuturkan, operasi Lilin yang dilaksanakan secara serentak di wilayah Indonesia. Khusus Polres Belu telah mempersiapkan secara matang pengamanan di wilayah perbatasan Belu, baik persiapan personil, sarana prasarana maupun pola pengamanannya.
Dijelaskan, untuk operasi Lilin Turangga tahun ini, jumlah personel gabungan yang disiagakan sebanyak 405 orang yang terdiri dari 240 personel Polres Belu, didukung 165 personil dari instansi terkait dalam pengamanan Nataru.
“Kita siapakan personel didukung rekan-rekan dari Kodim 1605/Belu, Yonif Raidersus 744/SYB, Dishub Darat, Sat Pol PP, BPBD, SAR Atambua, Dinas Kesehatan,Senkom Polri, angkasa pura serta Orang Muda Katholik, Pemuda Kristen, remaja Mesjid dan THS/THT,” ujar dia.
Dikatakan, ratusan personil gabungan ini nantinya bersinergi melaksanakan pengamanan di gereja saat pelaksanaan ibadah, pusat perbelanjaan, tempat wisata, Bandara, pelabuhan serta titik-titik perbatasan wilayah Kabupaten Belu.
“Kemudian juga kita ada namanya peleton siaga, yang nantinya secara rutin melaksanakan patroli dialogis khususnya di jam-jam rawan kamtibmas,” terang Yosep.
Lanjut dia, masih terkait pengamanan dalam operasi Lilin 2022, pihaknya akan mendirikan Pos PAM, Pos Pelayanan dan Pos PAM Terpadu di sejumlah titik guna memantau aktivitas masyarakat yang akan beribadah dan merayakan libur Natal dan Tahun Baru.
“Kita akan bangun beberapa pos antara lain Pos Pam dengan lokasi di Gereja Katedral dan simpang lima, kemudian Pos pelayanan berada di bandara dan pasar baru serta Pos terpadu di perbatasan PLBN ini kerjasama dengan Satgas Pamtas untuk mengantisipasi warga yang keluar masuk Timor Leste,” sebut Kapolres Belu itu.
Selain itu di tempat wisata seperti di wilayah Kakuluk Mesak, Lamaknen dan Lasiolat, akan disiapkan personil didukung rekan-rekan dari instansi terkait untuk memantau aktivitas warga di lokasi wisata untuk mencegah segala bentuk gangguan kamtibmas.
Ditambahkan, operasi lilin turangga mengedepankan satgas preemtif, preventif, kamseltibcar lantas, penegakkan hukum dan bantuan operasi, dengan tujuan untuk menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat perbatasan Belu dalam merayakan Natal dan Tahun Baru.

