Usai Otopsi, Keluarga Membawa Jenazah Eton Korban Penembakan ke Rumah Duka

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Selesai dilakukan otopsi di Rumah Sakit Mgr. Gabriel Manek, Rabu (28/9/2022) dini hari, jenazah NDL alias Eton (18) dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka di Dusun Lalosuk, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.

Disaksikan media, sekitar pukul 09.30 Wita jenazah Eto dimuat mobil ambulance milik rumah sakit. Nampak kerabat dan teman korban ikut mengantarkan jenazah ke rumah duka.

Selain itu, dua mobil mengakut anggota Brimob ikut mengawal pengantaran jenazah korban meninggal diduga ditembak oknum anggota Polres Belu Brigpol RS.

Tampak pula hadir Perwira Polda NTT, Kapolres Belu serta jajaran Perwira Polres Belu dan pihak Kesbangpol Belu turut mengantar jenazah korban ke rumah duka.

Tangis histeris dari keluarga, kerabat dan tetangga yang hadir menjemput kedatangan jenazah Eton saat tiba di rumah duka. Oleh akeluarga, jenazah eton langsung disemayamkan di tenda depan kediaman.

Diberitakan sebelumnya, oknum Anggota Polres Belu diduga menembak seorang warga Dusun Lalosuk, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL.

Korban berinisial NGL alias Eton (18) diduga ditembak oknum Polisi ketika hendak diamankan di rumah sanak keluarga di Motamaro, Desa Leontolu, Kecamatan Raimanuk, Selasa (27/9/2022) pagi.

Informasi yang dihimpun media dari berbagai sumber menyebutkan, korban Eton meninggal dunia usai ditembak oknum Brigpol RS (anggota Buser) yang mengenai belakang punggung kiri saat hendak melarikan diri.

Diketahui, korban Eton sebelumnya masuk dalam daftar atau target Kepolisian dimana korban terlibat kasus penganiayaan terhadap seorang sopir mobil tangki air pada 6 September lalu di Lalosuk.