Ambil Apel Pagi, Dandim Belu Tegaskan Beberapa Hal Kepada Anggota dan PNS
Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Dandim 1605/Belu, Letkol Arh Suhardi pimpin apel pagi yang diikuti seluruh personil TNI dan PNS bertempat di lapangan hitam Makodim 1605/Belu, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Kamis (25/8/2022).
Dandim Suhardi dalam arahannya menyampaikan kepada seluruh personil Kodim Belu khususnya para Babinsa sebagai insan teritorial wajib memonitoring wilayah yang menjadi tanggungjawab binaannya masing-masing.
“Ini benar-benar harus dilakukan dan dipertanggungjawabkan kepada pimpinan,” tandas dia.
Lanjut Suhardi, salah satu program unggulan dari Korem 161/Ws saat ini adalah memberdayakan warga masyarakat melalui kelor dan melalui kelor ini para anggota sekalian mensubkan pekerjaan itu kepada masyarakat.
Sehingga, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat Belu dan Malaka, yang mana sentra pengolahan kelor di Kodim Belu ada di Koramil 1605-07/Wedomu dan Koramil 1605-04/Betun
“Oleh karena itu para anggota sekalian wajib mendukungnya, sehingga dapat meningkatkan produktifitas pengolahan kelor dengan pekerjakan, berdayakan masyarakat di wilayah binaan masing-masing,” ketus Suhardi.
Menurut dia, pengolahan daun kelor ini merupakan hubungan simbiosis mutualisme, saling menguntungkan. Babinsa membeli langsung dari masyarakat sambil memberikan sosialisasi kepada masyarakat bahwa daun kelor ini ada pangsa pasarnya.
“Dari hal inilah Babinsa dapat mengetahui bahwa di wilayah binaannya ada masyarakat yang sakit, ada masyarakat yang membutuhkan perawatan kesehatan yang intensif. Karena kalau sebagai aparat kewilayahan tidak mengenal masyarakat sendiri dengan baik maka tidak akan mengetahui permasalahan yang dihadapi oleh mereka,” ujar Dandim Belu itu.
Masih menurut dia, Babinsa harus aktif berikan edukasi kepada masyarakat tentang keuntungan kelor dan manfaatkan masyarakat untuk membudidayakan kelor dan menyuplai kepada kita sehingga kehidupan masyarakat itu menjadi sejahtera. Oleh karena itu bekerjalah dengan hati sehingga dari kelor inilah baik kita maupun masyarakat mendapat lebih.
“Melalui kelor inilah para Babinsa dapat menambah tambahan dengan pemberdayaan wilayah, masyarakat sehingga kehidupannya menjadi sehat dan sejahtera,” ungkap Suhardi.
Sementara itu, terkait werving penerimaan prajurit TNI AD ditegaskan bahwa Komando Atas telah menyampaikan dengan jelas dan tegas bahwa mekanisme penerimaan prajurit TNI AD harus dijalani dengan benar sesuai ketentuan yang berlaku.
“Karena itu bagi anggota sekalian yang anaknya akan mendaftar menjadi seorang prajurit TNI AD agar disiapkan dengan baik dan jika belum siap ditunda hingga benar-benar siap baik itu fisik, mental, kesehatannya maupun akademiknya,” tandas Suhardi.

