Dandim Belu Beri Arahan Kepada Orang Tua/Wali Calon Bintara 2022
Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kodim 1605/ Belu gelar kegiatan pengarahan kepada orang tua dan wali calon peserta seleksi Bintara PK TNI AD Tahun 2022 di Aula Darma Andika Makodim Belu, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Kamis (28/7/2022)
Kegiatan dalam rangka menyampaikan penekanan kepada para orang tua calon peserta seleksi Bintara PK TNI AD tahun 2022 agar tidak tertipu dengan bentuk praktek-praktek pencaloan dalam seleksi penerimaan calon prajurit TNI AD.
Dandim 1605/Belu Letkol Arh Suhardi menegaskan kepada para orang tua calon peserta seleksi Bintara PK TNI AD bahwa untuk masuk mendaftar menjadi seorang Prajurit TNI AD itu tidak di pungut biaya sepeserpun.
“Walaupun mengeluarkan uang itu semua untuk keperluan akomodasi para calon sendiri selama pelaksanaan seleksi berlangsung dan juga untuk kebutuhan makan dan minum,” kata Suhardi.
Hal ini ditegaskan agar para orang tua perlu ketahui bahwa selama pelaksanaan seleksi berlangsung segala kebutuhan yang dibutuhkan perlu disiapkan seperti kebutuhan makan dan minum, kebutuhan akomodasi transportasi dan lain-lain sebagainya sehingga tidak terjadi salah persepsi.
Kepada para orang tua calon peserta seleksi Bintara, Dandim Belu itu berpesan bahwa sebagai orang tua harus mempersiapkan diri anak-anak dengan sebaik mungkin mulai dari kesehatannya dan juga kemampuan fisiknya.
Selain itu yang paling terpenting adalah jangan ada keterpaksaan untuk menjadi TNI, sebagai orang tua jangan memaksa anak untuk menjadi TNI karna banyak kejadian ketika anak sementara menjalani pendidikan anak melarikan diri bahkan ada yang sudah menjadi TNI pun masih melarikan diri.
“Oleh karena itu jangan mendorong anak yang tidak mau jadi TNI untuk masuk menjadi TNI, yang terpenting cita-cita untuk jadi TNI itu datang dari diri anak itu sendiri,” ujar dia.
Lebih lanjut juga diberikan pemahaman dan pengertian tentang proses seleksi dari tahap pendaftaran hingga seleksi-seleksi selanjutnya. Sehingga para orang tua memiliki gambaran secara umum terkait hal-hal apa saja yang akan dilalui anak-anak mereka.
“Harus ada upaya untuk persiapan jasmani, akademik, administrasi, psikologi dan kecerdasan karna itu merupakan modal dasar. Selain itu perhatikan juga kesehatan, baik itu kesehatan jiwa, kesehatan fisik, dengan cara melakukan cek up terlebih dahulu,” imbuh Suhardi.
Diketahui, hingga saat ini sebanyak 280 orang putra-putra terbaik dari Kabupaten Belu dan Malaka yang telah mendaftarkan diri melalui Kodim 1605/Belu untuk mengikuti seleksi penerimaan menjadi seorang Prajurit Bintara PK TNI AD Tahun 2022.

