Pemilik Lahan Kembali Segel Puskesmas Nualain

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Pemilik lahan kembali menyegel Puskesmas Nualain, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Selasa (21/6/2022) pagi.

Penyegelan kembali fasilitas pelayanan Kesehatan tersebut dibenarkan oleh Dago Bertus Sili selaku pemilik lahan kepada media ini.

Diberitakan sebelumnya, salah satu Puskesmas yang disegel warga yakni Puskesmas Nualain, Desa Nualain, Kecamatan Lamaknen Selatan. Sedangkan sekolah yang disegel yakni SDN Fatubelar, Desa Raifatus, Kecamatan Raihat.

Menurut Dagobertus Sili, salah satu warga yang menyegel Puskesmas Nualain kepada media menuturkan, pihaknya tepaksa menyegel fasilitas kesehatan lantaran Pemda Belu tidak memenuhi janjinya yakni merekrut teko dari keluarga yang menyerahkan tanah untuk pembangunan fasilitas kesehatan itu.

“Saat kami serahkan tanah, kami dijanjikan lima orang keluarga dijadikan teko. Namun tahun ini teko yang direkrut dari keluarga diberhentikan. Kami kecewa dengan keluarnya SK Bupati Belu,” uja dia.

Ditegaskan, segel akan dibuka setelah ada kesepakatan dengan Pemda Belu terkait rekruitmen teko pada Puskesmas Nualain. “Sebelum saya dan keluarga segel, saya sudah ketemu Kapus Nualain dan meminta maaf kalau Puskesmas kami segel. Kami akan buka segel setelah ada kesepakatan,” timpal Sili.

Lanjut dia, untuk saat ini aktivitas pelayanan kesehatan Puskesmas Nualain dihentikan dan pihaknya akan tetap menyegel apabila belum ada kesepakatan dengan Pemerintah Belu.

Terpisah, Kadis Kesehatan Belu Ansila Muti yang dikonfirmasi membenarkan penyegelan Puskesmas Nualain oleh warga. Hal itu dikarenakan ada keluarga yang tidak masuk teko.

“Kami cek dan saat ini sudah mediasi, aktivitas sudah berjalan normal,” terang Mantan Direktur RS Atambua itu.