Wawali Sambut Baik Program Penanggulangan Dampak Covid 19 di Empat Kelurahan Wisata
Kupang, NTTOnlinenow.com – Wakil Walikota (Wawali) Kota Kupang, dr. Hermanus Man menyambut baik dan mendukung Program Penanggulangan Dampak Covid-19 melalui Revitalisasi Desa Wisata Inklusi SIAP SIAGA di empat kelurahan wisata yang ada di Kota Kupang.
Komitmen tersebut disampaikan Wawali di ruang kerjanya saat ditemui Direktur PIAR NTT, Ir. Sarah Lery MBoeik dan staf PIAR NTT, Zevan Aome, Pendiri PIAR, Ana Djukana di ruang kerjanya, Senin (7/3).
Sebelumnya Sarah menjelaskan program ini dimaksudkan untuk ikut mengatasi dampak Covid 19 melalui peningkatan partisipasi masyarakat, tokoh adat, pemerintah desa, UMKM. Sasarannya lebih kepada kelompok rentan perempuan miskin, kelompok lansia, disabilitas. “Ini model penanganan Managemen bencana yang terpadu dengan pintu masuk Covid 19,” katanya.
Dia menambahkan empat kelurahan wisata ini yakni LLBK, Kelapa Lima, Oesapa Barat dan Lasiana. Di setiap kelurahan akan dibentuk forum yang difasilitasi PIAR NTT . Dikatkan, mereka akan dilatih untuk membangun kapasitas dimana diharapkan mereka bisa berbisnis digital atau on line. Pengalaman selama ini menurut dia masyarakat dari kelompok inklusi atau rentan ini saat Covid 19 banyak usaha mereka yang tutup.
Karenanya ia mengharapkan dukungan Pemerintah Kota dalam bentuk menandatangani nota kesepahaman dan diharapkan forum forum warga ada SK Lurah.
Program SIAP SIAGA yang merupakan kemitraan Australia Indonesia bertujuan meningkatkan kemampuan dalam pencegahan, kesiapsiagaan tanggap darurat dan pemulihan dari bencana di Indonesia serta memperkuat kerjasama Austalia dan Indonesia di bidang kemanusiaan Kawasan Indo-Pasifik.
Mantan DPD RI ini mengemukakan. Program ini mengusung tema penanggulangan dampak Covid 19 melalui revitalisasi kelurahan/desa wisata inklusi di NTT khususnya di Kota Kupang dan Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Kupang dan Sumba Timur.
Program ini lanjutnya akan dilaksanakan selama sembilan bulan sejak Februari hingga Oktober 2022.

Apa yang bisa dibuat Pemkot
Wawali menyambut baik program SIAP SIAGA penanggulangan dampak Covid 19 melalui kelurahan inklusi di empat kelurahan dan meminta PIAR NTT pada setiap tahapan kegiatan bisa menjelaskan apa peran Pemkot Kupang.
Ia berjanji akan mendukung dengan melibatkan organisasi perangkat daerah terkait, camat dan lurah.”Apa yang diharapkan dari Pemkot, koordinasi dan payung hukum dari Pemkot seperti apa,” tanya wawali.
Wawali mengemukakan program ini sejalan dengan upaya Pemkot Kupang selama ini dalam upaya penanganan Covid 19 dan pemulihan ekonomi selama pandemi Covid 19.
Wawali akan mendorong para camat dan perangkat daerah terkait para lurah serta mitra lainnya untuk berpartisipasi aktif bersama PIAR baik dalam kegiatan sosialisasi dan pelatihan di tingkat kelurahan.
Ia meminta PIAR melibatkan lima unsur dalam pentahelix demi mensukseskan program ini.
Dukung
Sebelumnya, Jumat (4 3), Sarah, Zevan dan Ana menemui Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota, Orson G.Nawa,SH di ruang kerjanya. Sarah memulai dengan menjelaskan Program SIAP SIAGA sebagaimana ia menjelaskan kepada Wawali Kupang.
Kadis Orson menyampaikan apresiasi dan akan mendukung dari segi tugas dan tanggung jawabnya. “Sesuatu yang luar biasa PIAR memberi perhatian untuk membangkitkan ekonomi warga yang selama ini mati karena Pandemi Covid 19,” ujarnya.
Sedangkan audiensi dengan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Kupang, Djidja Kadiwanu,SE di ruang kerjanya Jumat 4/3. Kepala Bappeda merespon dengan luar biasa.
Ia memberi apresiasi kepada PIAR karena menurutnya pemerintah tidak bisa berjalan sendiri harus membangun sinergitas dengan berbagai pihak.
Ditambahkannya pemerintah harus membangun kemitraan dengan LSM LSM yang konsern dengan masalah kemiskinan dan kebencanaan.
Pandemi Covid 19 dan Siklon Seroja telah membuat warga semakin terpuruk, katanya. Jika mereka mempunyai kapasitas dan didampingi meskinya mereka bisa bertahan.
Ia berjanji akan mendukung program yang baik ini.(non).

