Monitor WNA, Imigrasi Gelar Sosialisasi Aplikasi APOA Bagi Pengelola Hotel

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua melakukan sosialisasi Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) kepada para pengelola Hotel, Kamis (10/6/2021).

Kegiatan dalam rangka memantau atau memonitor Warga Negara Asing (WNA) dari luar negeri agar tak melakukan tindakan yang melanggar hukum berlangsung di salah satu hotel di Atambua wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL.

Menurut Kepala Imigrasi Atambua, K.A Halim, aplikasi ini wajib dimiliki oleh penginapan, bahkan juga para perusahaan maupun pribadi. Sebab, ini mengacu pada UU nomor 6 tahun 2011 pasal 72 dan pasal 117, bahwa pemilik penginapan atau hotel wajib melaporkan keberadaan orang asing.

Kemudian, lanjut dia pasal 177 ada sangsi bagi pemilik penginapan ataupun hotel jika tidak melapor keberadaan WNA akan disangsi 3 bulan penjara atau denda paling banyak Rp 25 juta.

Jadi, akui Halim Direktorat Keimigrasian pemgawasan dan penindakan memberi amanat kepada Kepala Imigrasi di seluruh Indonesia untuk sosialisasi APOA versi baru yang berbasis android.

Sebab, jelas Halim selama ini APOA ini dilaksanakan berbasis website dan pemilik penginapan melapor secara manual. Sementara sekarang semua orang baik WNA dan pemilik penginapan sudah memiliki HP android dan bisa melapor keberadaan WNA secara simpel

“Ini lebih mudah melaporkan. Aplikasi ini mampu memantau apa saja kegiatan hukum selama WNA di Indonesia dan keluar dari Indonesia. Aplikasi APOA, selain diterapkan di Hotel, penginapan, juga diterapkan bagi perguruan tinggi/universitas dan sekolah,” terang dia.

Halim tambahkan bahwa, aplikasi ini juga bermanfaat untuk memantau orang asing agar tak berbuat meresahkan warga. “Kalau ada orang asing yang mobilitas kan perlu dipantau pergerakannya misalnya dia wisata dan bekerja,” kata dia.

Bahkan, para pemilik aplikasi bisa melaporkan adanya dugaan pidana oleh para orang asing. Misalnya, dia WNA ternyata dia teroris atau apa, bisa saja melaporkan lewat sini. Nanti akan kami tindaklanjuti koordinasi dengan instansi lain.

Dikatakan, selama ini pelaporan orang asing oleh pihak hotel, penginapan ataupun perusahaan dilakukan secara manual. Namun dengan adanya aplikasi ini disamping memudahkan bagi pihak hotel dan penginapan ataupun pihak perusahaan untuk melaporkan keberadaan orang asing di tempatnya.

“Dengan adanya sosialisasi ini para pengelola hotel dan penginapan serta perusahaan yang dikunjungi oleh orang asing itu dapat dengan cepat melaporkanya ke Imigrasi,” harap Halim.

Sementara itu, Prisila Bere resepsionis Hotel Nusantara 2 Atambua yang diwawancarai NTTOnlinenow.com mengatakan, pihak perhotelan sangat mengapresiasi adanya aplikasi ini. Dengan adanya APOA, pengawasan terhadap orang asing akan menjadi lebih maksimal. Aplikasi APOA ini juga sangat membantu pihak perhotelan, karena memudahkan mereka untuk melaporkan keberadaan orang asing yang menginap di hotel mereka.