HPN 2021, Awak Media Belu Tanam Pohon di Kawasan Hutan Sabinase

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Peringati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2021, pekerja media yang tergabung dalam wadah Persatuan Jurnalis Belu Perbatasan (Pena Batas) RDTL melakukan kegiatan penghijauan (reboisasi) di lokasi rawan longsor.

Kegiatan penghijauan sekaligus menjaga kelestarian alam bekerjasama dengan UPT Kehutanan Belu dan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif RK 744/SYB serta komunitas film mane feto bot Atambua.

Penghiajuan terpusat di kawasan hutan Sabinase, Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Masak, Kabupaten Belu wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL, Selasa (9/2/2021) pagi.

Dalam penghijauan yang menerapkan protokol kesehatan Covid-19, para awak media menanam 100 anakan pohon trembesi dan sengon di tebing rawan longsor dalam kompleks hutan Sabinase berbatasan dengan Bendungan Rotiklot.

Ketua Pena Batas RI-RDTL, Stefanus Dile Payong mengatakan, Hari Pers Nasional 2021 ke 36 pada tahun ini diperingati oleh para jurnalis di perbatasan Indonesia Timor Leste dengan melaksanakan penghijauan di lokasi sekitaran bendungan Rotiklot Atambua.

“Kegiatan yang dilaksanakan ini sebagai bentuk kepedulian para jurnalis terhadap keadaan lingkungan yang kritis. Banyak lahan yang gundul akibat penebangan liar yang berakibat tanah longsor serta kurangnya persediaan air tanah serta,” ujar dia.

Lanjut Evan sapaan akrabnya, melihat kondisi seperti ini para jurnalis tentu tidak tinggal diam ketika melihat kondisi demikian, sehingga para jurnalis yang tergabung dalam komunitas Pena Batas RI-DTL menggandeng pihak TNI/Polri, UPT Kehutanan Belu, serta komunitas film feto mane Atambua melakukan penghijauan.

“Melalui kegiatan ini dapat memotivasi setiap lapisan masyarakat untuk menjaga serta melestarikan lingkungan sekitar, sehingga generasi penerus dapat menikmati kelestarian lingkungan,” ungkap dia.

Selain itu jelas Kontributor I News ini, kegiatan ini juga dilakukan karena dengan melihat kondisi curah hujan tinggi yang mengakibatkan bencana longsor di mana-mana membuat kita termotifasi untuk melakukan penghijauan.

“Tujuan kita melalui penghijauan ini mau mengajak masyarakat untuk mari mencintai bumi tempat kita berpijak dan memberikan kita sumber kehidupan ini dengan menanam pohon. Karena dengan menam pohon kita sudah ikut menjaga kelestarian bumi agar bisa terhindar dari ancaman bencana alam. Cintai alam, maka alam tidak akan pernah mengecewakanmu,” tutup Evan.