Kampanye Edukasi Prokes, Kodim1605/Belu Bagikan Masker dan Semprot Disinfektan

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kodim 1605/Belu melakukan kampanye edukasi protokol kesehatan (prokes) Covid-19 bagi warga masyarakat Kabupaten Belu wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL, Selasa sore (2/2/2021).

Kegiatan sebagai wujud mendukung Pemerintah dalam menangani kasus Covid-19 yang semakin merebak di wilayah Belu sekaligus memerangi dan memutus rantai penyebaran virus corona terpusat di kompleks pasar baru Atambua, Kelurahan Beirafu, Kecamatan Atambua Barat.

Dalam kegiatan kampanye edukasi prokes Covid-19, Dandim 1605/Belu Letkol Inf Wiji Untoro, Pasi Intel, Pasi Pers dan Anggota memberikan sosialisasi 3M, 3T, membagi-bagikan masker kepada warga sekaligus menyemprotkan disinfektan di tempat atau fasilitas umum.

Dandim 1605/Belu, Letkol Inf Wiji Untoro menuturkan, edukasi protokol kesehatan Covid-19 terkait 3M dan 3T adalah kunci utama dalam penanganan Covid-19.

“Untuk itu perlu diberikan terus pemahaman tentang protokol kesehatan 3M (Memakai masker, Menjaga jarak, dan Mencuci tangan pakai sabun) kepada masyarakat dengan menjalankan praktek 3T (Tracing, Testing, Treatment),” kata dia.

Ditegaskan, masyarakat perlu diberikan pemahaman secara terus menerus terkait 3T pemeriksaan (testing), pelacakan (tracing) dan pengobatan (treatment). Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi agar masyarakat tidak tertular Covid-19 dan hal ini butuh partisipasi seluruh lapisan masyarakat terhadap 3T.

Diketahui, edukasi prokes dilakukan dengan cara door to door ke setiap pertokoan yang berada disekitar wilayah pasar baru atambua dengan menghimbau agar setiap toko membuat spanduk kampanye 3M dan 3T yang dipasang didepan toko masing-masing. Sehingga terjadi keseimbangan antara pemberian edukasi himbauan 3M dan 3T secara audio dan visual.

Dalam memutuskan mata rantai penyeberan Covid-19 dan menekan angka kasus di wilayah Kabupaten Belu, Kodim Belu terus berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait penanganan wabah tersebut.

“Kita terus memberikan himbauan, edukasi serta pemahaman agar masyarakat untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19 melalui 3M dan 3T,” tutup Wiji.