BKKBN Sosialisasi Program Pembangunan Keluarga Bersama Mitra Kerja di Belu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Perwakilan BKKBN Provinsi NTT menggelar Sosialisasi Program Pembangunan Keluarga bersama mitra kerja di Kabupaten Belu wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL.

Kegiatan kerjasama BKKBN Pusat, Perwakilan BKKBN Provinsi NTT dan BKKBN Kabupaten Belu menerapkan protokol Covid-19 berlangsung di Atambua, Sabtu sore (7/11/2020).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Pjs. Bupati Belu Zakarias Moruk, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melki Laka Lena, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTT Marianus Mau Kuru dan Inspektur Wilayah I BKKBN Pusat MV. Chinggih Widanarto.

Pjs. Bupati Belu Zakarias Moruk dalam sambutannya menyampaikan Pemkab Belu menyambut baik kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan BKKBN Pusat bekerjasama dengan Perwakilan BKKBN Provinsi NTT dan BKKBN Kabupaten Belu.

Dia meminta kepada seluruh mitra kerja BKKBN agar terus mendorong desa KB yang telah ada sehingga bisa berkembang lebih baik lagi di wilayah perbatasan Belu.

“Mudah-mudahan dengan sosialisasi ini, para pemateri dari Inspektur BKKBN Pusat, Wakil Ketua Komisi IX DPR dan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTT bisa memberikan yang terbaik bagi kita semua,” ujar Moruk.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melki Laka Lena mengatakan, kegiatan ini terselenggara atas kerjasama BKKBN Pusat, Perwakilan BKKBN Provinsi NTT dan BKKBN Kabupaten Belu.

Melalui kegiatan ini warga memahami bagaimana bangun keluarga berencana yang lebih baik kedepan. Karena itu, terimakasih kepada warga khususnya yang hadir hari ini ikuti kegiatan sosialisasi dan bisa memahami dengan baik program KB.

“Terimakasih buat warga khusus hari ini, Bapak Pjs. Bupati Belu, Pimpinan DPR yang hadir, karena akan membantu untuk kita semua warga Belu mendorong, memahami KB,” ujar Laka Lena.



Intinya, ditegaskan bahwa, kami Komisi IX mengajak kita semua terutama bapa ibu, anak muda semua untuk kita merencanakan keluarga yang baik, kehamilan yang baik, pertambahan anak yang baik. Sehingga kedepan keluarga Indonesia khususnya di Kabupaten Belu ini menjadi bagian dari kelompok yang bisa jadi bagian membangun bangsa dan negara.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTT, Marianus Mau Kuru mengungkapkan BKKBN bersama dengan Pak Melki Wakil Ketua Komisi IX DPR RI selaku mitra kerja. Jadi dalam melaksanakan pembangunan ini kita mengetahui bahwa ada pihak eksekutif, legeslatif dan yudikatif.

“Terkait dengan pembangunan antara tiga lembag ini harus berjalan saling sinergi sehingga terwujud pembangunan. Sehingga hari ini kita bersama-sama karena BKKBN merupakan salah satu mitra dengan Komisi IX DPR RI,” sebut Mau Kuru.

Akui dia, Provinsi NTT masih dihantui berbagai maslah, pertama stanting dan kedua kematian ibu dan bayi yang tinggi. Salah satu faktor kenapa banyak anak dan ibu mati karena penduduk di NTT masih tergolong miskin.

“Kita minta perjuangkan di Jakarta. Pjs dan DPR perlu kaji dalam sehingga masalah stanting yang buruk itulah yang sebabkan kita tidak maju. BKKBN bukan batasi tapi berikan edukasi pada warga untuk menjarak kehamilan. Kita himbau warga untuk rencanakan segala sesuatu dengan baik, kita mulai dengan pembangunan keluarga,” tutup Mau Kuru.

Sementara itu MV. Chinggih Widanarto selaku Inspektur Wilayah I BKKBN Pusat mengatakan, kegiatan kerjasama dengan BKKBN Provinsi NTT dan Kabupaten Belu yang dilaksanakan hari ini sangat bermanfaat bagi warga dalam membangun keluarga yang lebih baik.

Dijelaskan, dukungan Komisi IX DPR RI terhadap program BKKBN sangat besar. Oleh karena itu, terimakasih kepada Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Pak Melki Laka Lena yang mendorong program KB sekaligus hadir membawa materi dalam kegiatan sosialisasi ini.

“Kita berharap program yang dilaksanakan ini terlaksana dangan baik dan semoga bermanfaat bagi warga yang telah hadir mengikuti sosialisasi hari ini,” kata Widanarto.