Pjs Bupati Belu Buka Pelatihan Penggunaan SIPLah

Bagikan Artikel ini

Atambua, NTTOnlinenow.com – Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Belu, Zakarias Moruk buka kegiatan Pelatihan Penggunaan Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah), Rabu (7/10/2020).

Kegiatan diprakarsai Yayasan Pendidikan As Tanara Keuskupan Atambua kerjasama dengan Projamin Kabupaten Belu berlangsung di Aula SMP Katolik Donbosco Atambua wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL.

Dalam sambutannya, Pjs Bupati Zakarias menyampaikan apresiasi kepada Projamin dan Yayasan As Tanara Keuskupan Atambua yang menyelenggarakan kegiatan pelatihan Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah) bagi para Kepala Sekolah dan Operator Sekolah.

“Pelatihan ini luar biasa karena dengan adanya pelatihan SIPLah dapat meningkatkan pengetahuan tentang penggunaan sistem informasi pengadaan sekolah secara online dan juga mendukung pelaksanaan keuangan sekolah salah satunya pengelolaan Dana BOS,” ujar dia.

Pjs. Bupati Belu mengharapkan agar melalui sistem ini betul-betul dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan sekolah dalam proses pengadaan barang dan jasa. Kepada Narasumber agar membantu para peserta mengaplikasikan sistem SIPLah ini untuk kepentingan sekolah.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Astanara Keuskupan Atambua, Vinsensius Brisius Loe atas nama Yang Mulia Uskup Atambua menyampaikan terima kasih kepada Pjs Bupati Belu yang telah berkenan hadir untuk membuka kegiatan Pelatihan SIPLah.



“Ide Pelatihan ini dicetuskan dengan maksud untuk mencerdaskan dan melatih para Kepala Sekolah dan Operator Sekolah dalam penerapan Siplah untuk mendukung pengelolaan dana BOS, dana Afirmatis, dana kinerja dan dana lain-lainnya,” kata dia.

Dijelaskan, Yayasan As Tanara memiliki 58 Sekolah dengan rincian yakni 5 TK, 49 SD, 3 SMP dan 1 SMA dengan jumlah murid kurang lebih sebanyak 21 ribu dan Jumlah guru 1.207 yang tersebar di 12 Kecamatan di Kabupaten Belu.

Vinsensius mengharapkan, kerjasama yang baik antara Pemerintah, Projamin Kepala Sekolah, Operator Sekolah dengan memanfaatkan SIPLah secara bertanggungjawab, transparan dalam mengelola keuangan dan bisa membuat pelaporan-pelaporan keuangan yang baik dan benar.

“Semoga dengan pelatihan ini bisa menjadikan kita cerdas untuk mengelola keuangan dengan metode SIPLah dan semoga pelatihan ini bisa memberi bekal yang kuat dan bagi sekolah yang belum mengeksekusi bisa mengaplikasikannya di sekolah,” imbuh Ketua As Tanara itu.

Diketahui, kegiatan pelatihan yang diprakasai Yayasan Pendidikan As Tanara dan DPC Projamin Kabupaten Belu ini didukung oleh PT. Asaba Bali dan Timor Rese. (Dinas Kominfo Belu)