Bulan Mei 2020, Inflasi Kota Kupang Capai 0,15 Persen

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, mengatakan bahwa pada bulan Mei Tahun 2020 Kota Kupang mengalami inflasi sebesar 0,15 persen. Berdasarkan data yang dihimpun terdapat 10 Komoditi bahan makanan Penyumbang Inflasi Pada Bulan Mei 2020. 10 komoditi yang turut berandil dalam inflasi yaitu, Cabai rawit, Daun singkong, Gula pasir, Ikan teri, Ikan Kembung, Pepaya muda, Bunga papaya, Kentang, Bawang merah dan Daging ayam ras.

Dikatakan, berdasarkan hasil dan observasi di lapangan atas komoditi pendorong Inflasi pada bulan Mei 2020 disebabkan karena beberapa faktor, yakni Melonjaknya Tarif Angkutan Udara, karena dari Kementerian Perhubungan menerapkan syarat penumpang penerbangan demi menekan laju penyebaran wabah COVID-19, dan Permintaan Ikan segar relative tinggi sementara jumlah ikan yang tersedia sangat terbatas, dikarenakan cuaca atau angin.

Selain itu, kata Wali Kota, Persediaan Bawang Merah menipis karena sudah melewati musim panen sejak beberapa bulan yang lalu dan masih menunggu pengiriman antar pulau, sementara untuk stok komoditas gula, untuk seluruh Indonesia sementara waktu kosong dikarenakan keterlambatan panen tebu dan penggilingan tebu pada pabrik.

Oleh sebab itu dalam kesempatan tersebut, Pemerintah akan melakukan langkah-langkah untuk Pengendalian Inflasi, dengan menyiapkan kebijakan Jangka Panjang dan Jangka Pendek terutama Pertengahan Tahun 2020 dan Mengantisipasi Covid-19 Tahun 2020, Kebijakan Jangka Pendek tersebut adalah mendorong Dinas Sosial untuk menyelesaikan penyaluran beras sejahtera, atau
RASTRA kepada seluruh penerima.

Wali Kota mengaku, Pemerintah juga melakukan pengawasan pada Gudang-gudang Sembako dan Distributor yang beroperasi di Kota Kupang dan menghimbau masyarakat agar tidak panik sehingga tidak melakukan pembelian melebihi kebutuhan.

Wali Kota mengungkapkan, sementara kebijakan jangka Panjang yang akan dilakukan Pemkot Kupang adalah, sosialisasi Keputusan Presiden R.I Nomor 23 Tahun 2017 tentang Tim Pengendalian Inflasi Nasional, melakukan kerjasama antar daerah sebagai tindaklanjuti dari arahan Presiden RI dalam Rakernas tahun 2019 di Jakarta. (ntt-ym)