CD Bethesda Yakkum Motivasi Warga Belu Konsumsi Minuman Herbal Wedang Uwuh

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – CD Bethesda Yakkum cabang Belu memotivasi warga untuk menggunakan minuman instan herbal Wedang Uwuh dengan membagikan secara gratis kepada warga Belu, Timor Barat perbatasan RI-RDTL.

Selain dibagikan ke petugas pos Covid-19 pemantau di Desa Teun dan Tasain, Kecamatan Raimanuk, CD Bethesda Yakkum juga bagikan minuman herbal ke petugas Covid-19 di pos pemantau Ainiba, Puskesmas dan Warga Peduli Aids (WPA) di Ainiba, Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Sabtu (6/6/2020).

Minuman instan herbal diserahkan oleh Koordinator CD Bethesda Yakkum wilayah Belu ke Kepala Puskesmas Ainiba Yariflen O. Oematan, Warga Peduli Aids (WPA) dan para petugas pos Covid-19 pemantau di Ainiba.

Menurut Yosefat, minuman instan herbal Wedang Uwuh hasil produksi CD Bethesda Yakkum yang disalurkan sebagai upaya mendukung para petugas pos pemantauan dalan hal ini stamina dan kebugaran fisik.

“Kemarin kita sudah bagi untuk petugas di pos Teun dan Tasain. Hari ini kita bagi untuk petugas di pos pemantau Ainiba, petugas Puskesmas Ainiba dan Warga Peduli Aids,” jelas dia.

Dikatakan bahwa, pembagian minuma herbal selain mendukung stamina petugas pos Covid-19 dan tim medis juga bentuk memotivasi warga Belu pada umumnya untuk selalu mengkonsumsi minuman herbal yang juga bermanfaat mencegah penyakit.

“Dengan bantuan ini kita juga memotivasi Warga Peduli Aids, puskesmas dan masyarakat secara umum untuk menggunakan herbal terutama pencegahan penyakit,” ujar Yosefat.

Dituturkan bahwa, Wedang Uwuh hanya salah satu contoh jenis minuman instan herbal untuk menjaga stamina tubuh hasil produksi CD Bethesda Yakkum. Minuman herbal Wedang Uwuh yakni, daun cengkeh, serai wangi, daun polo, daun kayu manis, daun kepel, kapulogo) dan instan jahe, kencur, temulawak.

Diimbau kepada warga untuk kurangi ketergantungan ke obat-obatan kimia. Untuk stamina, kebugaran bahkan penyakit-penyakit metabolik dan generatif seperti asam urat, diabetes, rematik dan lain-lain.

“Warga bisa optimalkan dengan tanaman alami saja, yang minim efek samping. Mudah didapat, murah, bisa dilakukan siapa saja, tidak butuh teknologi tinggi,” kata Yosefat.