Kodim Belu Bagikan Puluhan Bendera Merah Putih Untuk Warga di Perbatasan Haekesak

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kodim 1605/Belu bagi-bagi puluhan bendera merah putih untuk warga di Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste.

Pantauan media, Selasa (6/8/2019) sore pembagian bendera merah putih dipimpin langsung Dandim 1605/Belu, Letkol Inf Ari Dwi Nugroho bersama Danramil 08/Haekesak, Kapten Inf Sri Widayat bersama Anggota.

Sasaran pembagian bendera merah putih kepada warga di perkampungan Turiscai, Dusun Fatululi, Desa Maumutin, Kecamatan Raihat yang berbatasan langsung dengan Distric Bobonaro Negara Timor Leste.

Tidak saja membagi bendera, Dandim Ari Nugroho pun langsung turun tangan mengikatkan bendera pada tiang bambu yang turut dibagikan dan langsung menancapkannya di halaman rumah warga.

Menurut Nugroho, kami dari Kodim 1605/Belu sedang melakukan kegiatan di lapangan pembagian bendera merah putih untuk warga yang belum memasang bendera dalam rangka menyambut HUT RI yang ke-74.

Disampaikan, apabila ada masyarakat yang belum memasang bendera merah putih dihimbaukan untuksl segera memasang benderanya. “Karena untuk 17 Agustus ini hari yang bersejarah. Jadi kita sebagai warga negara yang baik agar memasang bendera merah putih,” pinta Nugroho.

Selain membagikan bendera untuk warga yang belum pasang, Kodim juga mengganti bendera milik warga yang mana kondisi benderanya sudah lusuh atau rusak karena robek.

“Kita juga ganti bendera yang kondisinya sudah kurang layak lagi dan bagikan juga untuk masyarakat yang kurang mampu,” ujar dia.

Lanjut Dandim Belu, pembagian bendera merah putih bagi warga di wilayah perbatasan Negara Indonesia dengan Timor Leste ini guna menjaga dan menumbuhkan rasa cinta tanah air.

Dikatakan, Kodim fokus pembagian bendera merah putih di wilayah perbatasan, karena wilayah perbatasan ini memang harus memupuk rasa bangga, kemudian cinta tanah air pada NKRI. Sehingga untuk di ujung wilayah NKRI di Kabupaten Belu kami mengharapkan masyarakatnya mempunyai rasa kebanggaan yang besar kepada NKRI.

“Kita tidak ada target dalam pembagian bendera merah putih ini. Setelah ini kita akan tancapkan dua ribu lebih bendera merah putih ditanggal 15 dan 16 Agustus mendatang mulai dari depan gereja Kathedral Atambua melintasi jalur Tenu sampai ke PLBN Mota’ain,” ungkap Nugroho.

Sementara itu, beberapa warga setempat yang mendapat bendera merah putih sangat bangga dan berterimakasih kepada Kodim Belu atas aksi nasionalisme, menumbuhkan rasa cinta tanah air Indonesia melalui pembagian bendera untuk warga kurang mampu.