Polres Belu Sosialisasi Millenial Road Safety Festival Bagi Pelajar SMAK Suria

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Polisian Resor (Polres) Belu melakukan sosialisasi Millenial Road Safety Festival bagi pelajar Sekolah Menengah Atas Katolik Suria Atambua di Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste.

Adapun materi sosialiasi Millenial Road Safety Festival diberikan langsung Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing kepada 700 siswa-siswi yang berlangsung di Aula SMA Suria Atambua, Rabu (16/1/2019).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kasat Lantas Polres Belu beserta Anggota Sat Lantas, Kasat Binmas beserta Anggota dan para Guru atau tenaga pendidik pada sekolah tersebut.

Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing yang dihubungi media mengatakan, pelaksanaan kegiatan dimaksudkan untuk membangun budaya tertib lalu lintas khususnya di kalangan generasi millennial.

Diharapkan, melalui sosialisasi itu dapat terwujudnya program keselamatan secara terprogran dan kesinambungan di wilayah hukum Polres Belu. Selain itu adanya peningkatan kualitas keselamatan di jalan dan menurunkan tingkat fatalitas korban laka.

Tambah Tobing, dengan sosialisasi ini juga dapat membentuk relawan lalu lintas milennial indonesia, dan mempererat hubungan kedekatan antara polisi lalu lintas dengan generasi milennial.

Terpisah Kasat Lantas Polres Belu, AKP Shabda Purusha Putra menuturkan, sesuai rencana kegiatan Millenial Road Safety Festival akan dilaksanakan pada tanggal 2 hingga 3 Februari mendatang.

Jelas Sabda, kegiatan millenial ini menyasar ke generasi mellineal. Hal itu dikarenakan angka laka yang tinggi dilakukan para generasi. Makanya menyasar itu dilakukan kegiatan yang bertujuan untuk tingkatkan millenial.

“Berangkat dari situ akhirnya Pak Kapolres berinisiatif membuat giat milleneal yang tidak terlepas dari instruksi Mabes. Pesertanya para millenial berusian antara 15 sampai 30 tahun,” urai dia.

Lanjut Sabda, rangkaian giat meliputi senam bersana, jalan sehat expose, tebe lalu lintas kombinasi dengan dua belas gerakan lalu lintas yang melibatkan seluruh personel dari Polsek.

“Kita sepakat bikin rotreis, karena itu bagian dari olah raga juga masuk pesan-pesan safety,” kata dia.

Pusat kegiatan akan berlangsung di lapangan umum Atambua. Kegiatan dibagi dalam dua tahap, pertama tanggal 31 rotreis hingga puncak acara tanggal 2 dimeriahkan dengan lomba, senam bersama, car free day, tebe lalu lintas dan ada hadiah.

Dikatakan, satu hal penting lalu lintas merupakan urat nadi kehidupan dan cerminan budaya masyarakat budaya serta cerminan tingkatan modernitas. Untuk peserta kita open tapi utamakan peserta millenial dari Kabupaten Belu dan Malaka.

“Besar harapan kita seluruh peserta millenial di Belu dan Malaka bisa terlibat berpartisipasi dalam kegiatannya. Melalui giat ini dapat menekan terjadi kecelakaan,” ujar Sabda.