Lagi, Polres Belu Gerebek Arena Judi di Hutan Wilayah Malaka
Laporan Yansen Bau
Malaka, NTTOnlinenow.com – Anggota Polres Belu kembali menggerebek kegiatan permainan judi sabung ayam dan bola guling di hutan Dusun Nularan, Desa Weulun, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka, Timor Barat wilayah perbatasan RI-Timor Leste.
Disaksikan NTTOnlinenow.com, Minggu (25/11/2018) pukul 14.00 Wita kegiatan penindakan permaianan judi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Malaka Tengah AKP Alnofriwan Saputra selaku Ketua Tim.
Turut serta dalam kegiatan penggerebekan perjudian KBO Intelkam Polres Belu Ipda Niko Nusa, Baur Paminal Polres Belu, Kanit Provos Malaka Tengah serta Anggota Propam Polres Belu.
Tim menggunakan dua unit mobil ketika tiba di lokasi operasi target permainan judi para pemain yang melihat kedatangan Anggota langsung lari berhamburan meninggalkan arena perjudian.
Di lokasi permainan judi tim berhasil mengamankan geberapa warga yang diduga pemain judi, satu buah meja bola guling (BG) beserta layar dan satu ekor ayam dan sejumlah uang sebagai barang bukti.
Selanjutnya tim membongkar fasilitas kandang yang digunakan sebagai sabung ayam dan kemudian membawa BB untuk didata serta beberapa warga ke Mapolsek guna dimintai keterangan.
Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing mengatakan, upaya penindakan terhadap perjudian di wilayah Kabupaten Malaka dilakukan anggota sejak hari Sabtu kemarin berdasarkan laporan warga ke Polisi.
Selain itu jelas dia, kegiatan penindakan permainan judi di Malaka wilayah hukum Polres Belu guna terciptanya kamtibmas yang aman dalam menghadapi Pemilu serentak 2019.
Masih menurut Tobing, pelaksanaan kegiatan penindakan 303 oleh Anggota tidak saja fokus di Kabupaten Malaka wilayah hukum Polres Belu. Namun akan dilakukan juga tindakan yang serupa di wilayah Belu.
Lanjut dia, selain di lokasi Malaka Tengah, tim juga melakukan penindakan perjudian di wilayah Malaka Barat dan berhasil mengamankan satu buah meja bola guling dan layar serta dua ekor ayam.
“Dari kegiatan penggerebekan judi dua hari di wilayah Malaka tim mengamankan beberapa BB. Sementara itu dari hasil pengambilan keterangan mereka mengaku sebagai penjaga kebun dan pengembala,” terang Tobing.

