Sambutan HUT RI, Wali Kota Kupang Akui Pelayanan Publik Belum Berjalan Baik

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang akui penyelenggaraan pemerintahan dalam pelaksanaan pembangunan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan pelayanan publik belum terjawab semua kebutuhan masyarakat.

Hal ini dikatakan Wali Kota Kupang, Dr.Jefirstson R.Riwu Kore pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-73 Kemerdekaan RI tahun 2018, Jumat (17/8) di Balai Kota Kupang.

Wali Kota selaku pembina upacara mengatakan, belum terjawab semua kebutuhan masyarakat, disebabkan oleh sejumlah faktor seperti keterbatasan sumber daya baik itu sumber daya manusia mupun sumber daya alam, dan juga keterbatasan anggaran serta partisipasi masyarakat.

“Persoalan tersebut merupakan tantangan yang harus kita hadapi dan siasati bersama untuk mewujudkan Kota Kupang yang layak huni, cerdas, mandiri dan sejathera dengan tata kelola bebas KKN, sebagaimana visi Kota Kupag 2017-2022,” katanya.

Ditambahkannya, dalam rangka mangatasi persoalan-persoalan yang ada dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik di daerah ini, maka pemerintah kota merumuskan strategis pembangunan sebagaimana tertuang dalam misi Kota Kupang.

Dijelaskannya, misi pertama yakni Kupang Sehat-Cerdas, mengembangkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas berakhalak, profesional, dan berdaya saing. Dan misi kedua Kupang Makmur yakni mengembangkan perekonomian Kota Kupang yang berdaya saing dengan meningkatkan peran swasta.

“Misi lain yakni Kupang Bagaya-Berprestasi yang dimana meningkatkan kesejahteraan sosial dan pengembangan budaya Kota Kupang yang tertib, aman, berprestasi dalam menunjang kota jasa,” katanya.

Selain itu, kata Wali Kota, misi berikut yakni Kupang Hijau, dimana mempersiapkan Kota Kupang menuju kota metropolitan yang berwawasan lingkungan, dan Kupang Jujur yakni meningkatkan tatakelola pemerintah yang bebas KKN dan transparansi pengelolaan keuangan, serta jadikan Kupang Rukun dan Aman, dimana membangun Kota Kupang sebagai rumah besar persaudaraan dan kerukunan lintas SARA.

“Sebagai wujud nyata pelaksanaan misi pembangunan tersebut, maka di tahun 2019 telah dirumuskan fokus pembangunan yakni meningkatkan kualitas infrastruktur yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, serta peningkatan perekonomian perkotaan , akses pelayanan perizinan dan penciptaan lapangan kerja,” katanya.

Ditambahkannya, semua misi pembangunan Kota Kupang tahun 2017-2022, dapat terlaksana dengan baik jika semua bergandeng tangan, satu hati berkerja sama dengan satu tekad untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kota Kupang.